Hipertensi Bisa Dicegah dengan Pengukuran Darah Berkala di Rumah
Tim langit 7
Senin, 20 Mei 2024 - 08:00 WIB
ilustrasi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi disebut silent killer nomor satu di dunia. Selain itu juga merupakan faktor risiko utama stroke. Penyakit ini menempati urutan teratas sebagai penyebab disabilitas di dunia.
Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Jawa Timur, Dr. dr. Ade Armada Sutedja, SH., MHKes.,M.KP mengungkapkan, hipertensi dapat dicegah dengan pengukuran darah berkala meski tanpa ada keluhan.
"Selain pengukuran berkala, pencegahan bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat serta menjaga asupan makanan dan minuman, serta menghindari pemicu stres," kata Ade kepada media usai simposium “Heart Health: Keeping Your Cardiovascular Well-being in Check” di Surabaya, Sabtu (18/5/2024).
Baca juga:Tekan Penyakit Kardiovaskular, OMRON Healthcare Indonesia Donasikan 500 Unit Alat Tensi
Pengukuran berkala itu cukup efektif. Cukup dengan memiliki alat ukur tekanan darah di rumah yang mudah dioperasionalkan sewaktu waktu dan akurat serta berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat jika tekanan darah di luar batas normal.
Kepemilikan alat ukur tensi di rumah untuk pemantauan tekanan darah secara berkala memudahkan penderita hipertensi dalam memonitor tekanan darah sewaktu-waktu sehingga dapat lebih proaktif dalam mengelola kondisi kesehatan mereka.
"Langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu menurunkan jumlah penderita hipertensi secara keseluruhan dan pada akhirnya mengurangi angka penderita penyakit jantung dan juga stroke," tambahnya.
Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Jawa Timur, Dr. dr. Ade Armada Sutedja, SH., MHKes.,M.KP mengungkapkan, hipertensi dapat dicegah dengan pengukuran darah berkala meski tanpa ada keluhan.
"Selain pengukuran berkala, pencegahan bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat serta menjaga asupan makanan dan minuman, serta menghindari pemicu stres," kata Ade kepada media usai simposium “Heart Health: Keeping Your Cardiovascular Well-being in Check” di Surabaya, Sabtu (18/5/2024).
Baca juga:Tekan Penyakit Kardiovaskular, OMRON Healthcare Indonesia Donasikan 500 Unit Alat Tensi
Pengukuran berkala itu cukup efektif. Cukup dengan memiliki alat ukur tekanan darah di rumah yang mudah dioperasionalkan sewaktu waktu dan akurat serta berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat jika tekanan darah di luar batas normal.
Kepemilikan alat ukur tensi di rumah untuk pemantauan tekanan darah secara berkala memudahkan penderita hipertensi dalam memonitor tekanan darah sewaktu-waktu sehingga dapat lebih proaktif dalam mengelola kondisi kesehatan mereka.
"Langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu menurunkan jumlah penderita hipertensi secara keseluruhan dan pada akhirnya mengurangi angka penderita penyakit jantung dan juga stroke," tambahnya.