home global news

Islamofobia Penyebab Rombongan Profesional Muslim Diam-Diam Tinggalkan Prancis?,

Senin, 20 Mei 2024 - 13:27 WIB
ilustrasi
Beberapa profesional Muslim Prancis memilih untuk pindah ke luar negeri untuk mencari masa depan lebih menjanjikan. Perpindahan ini dilatarbelakangi oleh perlakuan rasisme dan diskriminasi yang diterima muslim Prancis di negaranya.

Warga negara Prancis yang berlatar belakang Muslim dan berkualifikasi tinggi, seringkali merupakan anak-anak imigran. Menurut studi terbaru, mereka meninggalkan Prancis dengan perasaan terkuras, mencari awal baru di luar negeri di kota-kota seperti London, New York, Montreal atau Dubai.

Penulis buku "France, You Love It But You Leave It", yang terbit bulan lalu, mengatakan sulit memperkirakan secara pasti berapa jumlah warga negara berlatar muslim yang diam-diam meninggalkan Prancis.

Namun mereka menemukan bahwa 71 persen dari 1.000 orang lebih yang menanggapi survei online telah meninggalkan Prancis sebagian karena rasisme dan diskriminasi.

Baca juga:Kantor Berita Iran Mehr Konfirmasi Kematian Presiden Ebrahim Raisi dalam Kecelakaan Helikopter

Adam, lulusan sekolah bisnis Islam, memutuskan untuk mulai kehidupan baru di Dubai usai gagal dalam 50 wawancara untuk pekerjaan konsultan di Prancis. Padahal secara kualifikasi, pria muslim keturunan Afrika Utara ini termasuk cukup tinggi.

“Saya merasa jauh lebih baik di sini (Dubai) dibandingkan di Prancis. Kita semua setara. Bosnya bisa orang India, Arab, atau Prancis. Agama saya lebih diterima,” kata Adam yang berusia 32 tahun ini, dikutip AFP, Senin (20/5/2024).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
islamofobia prancis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya