Punya Makna Berbeda, Inilah Waktu Tepat Ucapkan Masya Allah & Subhanallah
Lusi mahgriefie
Rabu, 22 Mei 2024 - 13:56 WIB
Ilustrasi.Foto/ist
Mengucapkan kalimat thayyibah merupakan adab berbicara yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Umat Muslim bisa mengucapkannya dalam percakapan sehari-hari dengan orang lain.
Ada beberapa kalimat thayyibah yang bisa diucapkan, diantaranya yaitu Masya Allah dan Subhanallah. Kedua kalimat tersebut memiliki arti yang berbeda. Meski begitu, banyak yang masih keliru mengenai waktu pengucapannya.
Dalam kehidupan sehari-hari masih ada umat muslim yang bingung kapan saat yang tepat mengucapkan kalimat Subhanallah dan kapan harus mengucapkan Masya Allah. Yuk simak arti dari masing-masing kalimat serta penjelasan berikut supaya tidak keliru lagi.
Masya Allah
Masya Allah memiliki arti sesuatu yang dikehendaki oleh Allah SWT. Kalimat tersebut mencerminkan kemampuan umat Muslim untuk menerima segala keputusan yang berasal dari Allah SWT, setelah mengusahakan segala upaya.
Kalimat Masya Allah juga merupakan sunnah Rasulullah SAW. Pada suatu hari, Rasulullah SAW berkata pada Amir bin Rabi'ah r.a., “Mengapa engkau tidak mendoakan keberkahan ketika melihat hal menakjubkanmu?” (HR. Ahmad).
Berdasarkan pada hadits tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk mengucapkan kalimat Masya Allah atau Masya Allah Tabarakallah. Tujuannya, yaitu untuk mengakui segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.
Ada beberapa kalimat thayyibah yang bisa diucapkan, diantaranya yaitu Masya Allah dan Subhanallah. Kedua kalimat tersebut memiliki arti yang berbeda. Meski begitu, banyak yang masih keliru mengenai waktu pengucapannya.
Dalam kehidupan sehari-hari masih ada umat muslim yang bingung kapan saat yang tepat mengucapkan kalimat Subhanallah dan kapan harus mengucapkan Masya Allah. Yuk simak arti dari masing-masing kalimat serta penjelasan berikut supaya tidak keliru lagi.
Masya Allah
Masya Allah memiliki arti sesuatu yang dikehendaki oleh Allah SWT. Kalimat tersebut mencerminkan kemampuan umat Muslim untuk menerima segala keputusan yang berasal dari Allah SWT, setelah mengusahakan segala upaya.
Kalimat Masya Allah juga merupakan sunnah Rasulullah SAW. Pada suatu hari, Rasulullah SAW berkata pada Amir bin Rabi'ah r.a., “Mengapa engkau tidak mendoakan keberkahan ketika melihat hal menakjubkanmu?” (HR. Ahmad).
Berdasarkan pada hadits tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk mengucapkan kalimat Masya Allah atau Masya Allah Tabarakallah. Tujuannya, yaitu untuk mengakui segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.