home edukasi & pesantren

Rektor ITS Tegaskan UKT Tidak Naik atau Turun

Rabu, 29 Mei 2024 - 14:00 WIB
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD menegaskan bahwa saat ini UKT ITS tidak mengalami kenaikan.
Memanasnya isu kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) akhir-akhir ini sempat menjadi polemik di penjuru negeri. Menanggapi hal tersebut, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD menegaskan bahwa saat ini UKT ITS tidak mengalami kenaikan.

Sebelum akhirnya dibatalkan, sempat ditetapkan Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi (SSBPOT) pada 19 Januari 2024 lalu, yang membuat beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia menaikkan biaya UKT masing-masing. Alhasil, langkah ini mendapat reaksi keras dari masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa.

Baca juga:Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Nadiem Pastikan UKT Batal Naik

Isu yang menghebohkan dunia pendidikan tanah air ini telah meresahkan sebagian besar masyarakat yang terkait. Menjawab hal ini, Bambang menyampaikan bahwa kenaikan UKT tersebut tidak berlaku di ITS. “UKT ITS tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan,” tegasnya memastikan.

Sejak tahun ajaran 2013/2014, ITS telah menerapkan pembagian UKT ke dalam tujuh kelompok untuk jalur prestasi maupun tes tulis. Pembagian tersebut yakni dari kelompok 1 hingga 7 dengan kisaran biaya mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 7,5 juta.

Sementara, untuk jalur Mandiri dan Kemitraan saat itu dikenai UKT dari kelompok 7 hingga 9 dengan kisaran biaya mulai Rp 7,5 juta hingga Rp 12,5 juta per semester.

Dosen Departemen Teknik Mesin tersebut menuturkan, ITS lebih memilih untuk mengkaji kembali kesesuaian antara kategori UKT dengan keadaan finansial para mahasiswa dibandingkan menaikkan biaya UKT.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kuliah its rektor its ukt
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya