Komunitas Pemuda dan Mahasiswa Bantu Korban Banjir Mamuju
Fajar adhitya
Senin, 06 September 2021 - 21:10 WIB
Komunitas pemuda dan mahasiswa bantu korban banjir Mamuju. (Foto: Antara).
Komunitas pemuda dan mahasiswa bantu korban banjir Mamuju. Mereka juga menggalang dana untuk meringankan beban yang dialami warga terdampak banjir.
Ketua Pengurus Cabang PMII Mamuju, Hasanal mengatakan, komunitas pemuda dan mahasiswa bantu korban banjir telah menurunkan seluruh kadernya untuk aksi kemanusiaan itu.
Mereka turun untuk membersihkan rumah-rumah warga dari lumpur dan kayu yang terbawa banjir di Desa Sondoang Mamuju. Lalu komunitas pemuda dan mahasiswa ini menggalang dana untuk membantu para korban terdampak banjir.
Baca Juga: Setelah Gowa, Mamuju Juga Targetkan Pondok Tahfiz Qur'an di Setiap Desa
"Setelah dana terkumpul bantuan akan disalurkan dalam bentuk sembako karena makanan dan air bersih menjadi kebutuhan masyarakat korban banjir," kata Hasanal seperti dilansir Antaranews.
Ketua Komunitas Mahasiswa untuk Kedaulatan Rakyat (Komkar) Universitas Tomakaka Mamuju, Irfan mengatakan, para aktivis pemuda ini ikut membantu penanganan korban banjir.
"Kami bersama teman-teman terus berupaya membantu warga, karena warga kesulitan akibat barang berharga miliknya perlu dievakusi akibat terendam banjir," ujarnya.
Ketua Pengurus Cabang PMII Mamuju, Hasanal mengatakan, komunitas pemuda dan mahasiswa bantu korban banjir telah menurunkan seluruh kadernya untuk aksi kemanusiaan itu.
Mereka turun untuk membersihkan rumah-rumah warga dari lumpur dan kayu yang terbawa banjir di Desa Sondoang Mamuju. Lalu komunitas pemuda dan mahasiswa ini menggalang dana untuk membantu para korban terdampak banjir.
Baca Juga: Setelah Gowa, Mamuju Juga Targetkan Pondok Tahfiz Qur'an di Setiap Desa
"Setelah dana terkumpul bantuan akan disalurkan dalam bentuk sembako karena makanan dan air bersih menjadi kebutuhan masyarakat korban banjir," kata Hasanal seperti dilansir Antaranews.
Ketua Komunitas Mahasiswa untuk Kedaulatan Rakyat (Komkar) Universitas Tomakaka Mamuju, Irfan mengatakan, para aktivis pemuda ini ikut membantu penanganan korban banjir.
"Kami bersama teman-teman terus berupaya membantu warga, karena warga kesulitan akibat barang berharga miliknya perlu dievakusi akibat terendam banjir," ujarnya.