Ibu di Gaza Berjuang Mencari Susu di Tengah Krisis Malnutrisi
LANGIT7.ID-, Gaza- - Amira al-Taweel menyusuri apotek-apotek di Gaza utara untuk mencari susu bagi anaknya, namun dia tidak bisa menemukan satu botol pun untuk memenuhi rasa lapar anaknya.
"Youssef membutuhkan pengobatan dan susu, tapi tidak ada yang tersedia di Gaza," kata ibu berusia 33 tahun itu kepada AFP di rumah sakit Al-Aqsa Martyrs di Gaza tengah, tempat putranya dirawat karena malnutrisi.
"Saya memberinya makan, tapi tidak ada susu karena tidak tersedia. Saya memberinya tepung gandum yang membuatnya kembung," katanya, sementara Youssef terbaring di ranjang sempit, tubuh lemahnya menerima obat yang sangat dibutuhkan melalui selang infus di kakinya.
Kantor media pemerintah Hamas mengatakan bahwa setidaknya 32 orang, kebanyakan anak-anak, telah meninggal karena malnutrisi di Gaza sejak perang pecah pada 7 Oktober menyusul serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel.
Serangan itu mengakibatkan 1.189 orang di Israel tewas, sebagian besar warga sipil, menurut perhitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
Sejak saat itu, kampanye militer balasan Israel telah menewaskan 36.439 orang di Gaza, juga sebagian besar warga sipil, menurut kementerian kesehatan Palestina.
Namun badan-badan bantuan memperingatkan bahwa situasinya bahkan lebih buruk ketika menyangkut anak-anak.