Tata Cara Melaksanakan Shalat Idul Adha
Tim langit 7
Senin, 17 Juni 2024 - 04:00 WIB
ilustrasi
Pada 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah bertepatan Senin (17/6/2024), umat Islam disunnahkan melaksanakan shalat Idul Adha berjamaah.
Shalat ini bisa dilakukan di masjid, mushala, di tempat terbuka, atau tempat-tempat yang nyaman untuk digunakan mengerjakan shalat Idul Adha.
Ustadz H Mahbib Khoiron dalam artikelnya di NU Online menerangkan secara teknis, shalat Idul Adha terdapat sedikit perbedaan. Misalnya, shalat ini tidak didahului dengan azan maupun iqamah.
Baca juga:Tantangan Suhu 46 Derajat Celsius, Jemaah Haji Tetap Khusyuk di Puncak Gunung Arafah
Begitu juga dengan niat dan anjuran takbir juga berbeda. Shalat Idul Adha dianjurkan dilaksanakan pada awal waktu setelah matahari terbit. Hal ini dimaksudkan agar memberi kesempatan yang luas kepada masyarakat yang hendak berkurban setelah shalat Idul Adha.
Ustadz Mahbib kemudian membeberkan tata cara shalat Idul Adha dengan mengutip keterangan dari kitab Fashalatan karya Syekh KHR Asnawi, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama asal Kudus.
1. Niat shalat Idul Adha
Shalat ini bisa dilakukan di masjid, mushala, di tempat terbuka, atau tempat-tempat yang nyaman untuk digunakan mengerjakan shalat Idul Adha.
Ustadz H Mahbib Khoiron dalam artikelnya di NU Online menerangkan secara teknis, shalat Idul Adha terdapat sedikit perbedaan. Misalnya, shalat ini tidak didahului dengan azan maupun iqamah.
Baca juga:Tantangan Suhu 46 Derajat Celsius, Jemaah Haji Tetap Khusyuk di Puncak Gunung Arafah
Begitu juga dengan niat dan anjuran takbir juga berbeda. Shalat Idul Adha dianjurkan dilaksanakan pada awal waktu setelah matahari terbit. Hal ini dimaksudkan agar memberi kesempatan yang luas kepada masyarakat yang hendak berkurban setelah shalat Idul Adha.
Ustadz Mahbib kemudian membeberkan tata cara shalat Idul Adha dengan mengutip keterangan dari kitab Fashalatan karya Syekh KHR Asnawi, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama asal Kudus.
1. Niat shalat Idul Adha