Menyembuhkan Kejiwaan Orang Kecanduan Judi
Tim langit 7
Jum'at, 28 Juni 2024 - 06:00 WIB
M. Ishom el-Saha, dosen UIN Sultan Maulama Hasanuddin, Serang.
M. Ishom el Saha
Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang
Berbekal pengalaman menghadapi orang yang kecanduan judi, kita butuh cara penanganan yang tepat untuk menyembuhkannya. Orang yang sudah gila judi tidak bisa dihadapi dengan mengancam, mengisolasi, atau tindakan kasar lainnya.
Bermain judi atau taruhan pada dasarnya timbul dari gangguan kejiwaan. Sehingga, langkah utama penyembuhannya adalah melalui pendekatan kejiwaan. Dalam ilmu kejiwaan setiap orang yang belum "kokoh" pikiran (mind)-nya selalu ada dalam dirinya yang disebut spekulasi atau berandai-andai
Spekulasi sendiri merupakan potensi kecerdasan. Oleh sebab itu orang berjudi sebenarnya tergolong cerdas. Akan tetapi sayangnya kecerdasan itu tanda didasari kejujuran. Sandungan kejiwaan orang-orang yang bermain judi mayoritas adalah tidak jujur. Makanya perhatikan! Kalau kita memiliki orang dekat yang bermain judi maka mereka biasanya tidak jujur.
Baca juga:Haji Difabel Pun Dimuliakan
Bila dia merupakan suami yang mulai suka judi, maka dia akan tidak jujur kepada istrinya. Jika dia adalah istri yang mulai gemar judi, maka dia akan tertutup dengan suaminya. Begitu pula anak yang tergelincir ikut perjudian maka dirinya mudah berbohong kepada orang tuanya.
Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang
Berbekal pengalaman menghadapi orang yang kecanduan judi, kita butuh cara penanganan yang tepat untuk menyembuhkannya. Orang yang sudah gila judi tidak bisa dihadapi dengan mengancam, mengisolasi, atau tindakan kasar lainnya.
Bermain judi atau taruhan pada dasarnya timbul dari gangguan kejiwaan. Sehingga, langkah utama penyembuhannya adalah melalui pendekatan kejiwaan. Dalam ilmu kejiwaan setiap orang yang belum "kokoh" pikiran (mind)-nya selalu ada dalam dirinya yang disebut spekulasi atau berandai-andai
Spekulasi sendiri merupakan potensi kecerdasan. Oleh sebab itu orang berjudi sebenarnya tergolong cerdas. Akan tetapi sayangnya kecerdasan itu tanda didasari kejujuran. Sandungan kejiwaan orang-orang yang bermain judi mayoritas adalah tidak jujur. Makanya perhatikan! Kalau kita memiliki orang dekat yang bermain judi maka mereka biasanya tidak jujur.
Baca juga:Haji Difabel Pun Dimuliakan
Bila dia merupakan suami yang mulai suka judi, maka dia akan tidak jujur kepada istrinya. Jika dia adalah istri yang mulai gemar judi, maka dia akan tertutup dengan suaminya. Begitu pula anak yang tergelincir ikut perjudian maka dirinya mudah berbohong kepada orang tuanya.