Milad ke-49 MUI Dimeriahkan Itsbat Nikah hingga Ziarah Makam Ketua Umum MUI
Tim langit 7
Selasa, 02 Juli 2024 - 10:00 WIB
Ketua Panitia (Organizing Committee) Milad MUI ke 49, KH Rofiqul Umam Ahmad
Milad ke-49 Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan digelar 26 Juli 2024 mendatang. Ketua Panitia (Organizing Committee) KH Rofiqul Umam Ahmad menuturkan terdapat inovasi pada rangkaian kegiatannya sebagai respons kebutuhan umat.
“Kita melihat bahwa setiap tahun ada beberapa variasi ada beberapa inovasi ada berapa hal-hal baru, dan ini merupakan wujud dari responsifnya MUI terhadap berbagai permasalahan atau kebutuhan bangsa,” tuturnya.
Salah satu wujud responsif MUI yang membedakan dari tahun-tahun sebelumnya adalah kegiatan isbat nikah. Hal tersebut merupakan upaya yang dilakukan oleh MUI agar setiap warga negara bisa memperoleh buku nikah sah.
Baca juga:Seleksi Imam Masjid ke Uni Emirat Arab Dibuka, Ini Syaratnya
“Salah satu wujud responsif kita adalah kita ingin pasangan muslim itu mempunyai buku nikah untuk memberikan penambahan penguatan hukum bagi terlaksananya hak-hak mereka dan hal tersebut dapat dipenuhi apabila mereka mempunyai buku nikah yang diterbitkan oleh pemerintah, itu salah satu hal yang baru,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofiq juga mengatakan bahwa selain kegiatan isbat nikah, terdapat beberapa rangkaian kegiatan lain jelang puncak perayaan atau tasyakur milad MUI yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia MUI.
”Alhamdulillah sebagai rasa syukur terhadap anugerah Allah sampai Usia akan 49 tahun MUI tetap diberi kesempatan untuk eksistensi di tanah bumi pertiwi kita. Untuk itu, maka MUI menggelar beberapa kegiatan sebagai rangkaian dari milad ini, yang pertama yaitu call paper on fatwa, juga ada gerakan aksi Bela Palestina, serta bakti sosial berupa pengobatan gratis dan khitanan massal,” jelasnya.
“Kita melihat bahwa setiap tahun ada beberapa variasi ada beberapa inovasi ada berapa hal-hal baru, dan ini merupakan wujud dari responsifnya MUI terhadap berbagai permasalahan atau kebutuhan bangsa,” tuturnya.
Salah satu wujud responsif MUI yang membedakan dari tahun-tahun sebelumnya adalah kegiatan isbat nikah. Hal tersebut merupakan upaya yang dilakukan oleh MUI agar setiap warga negara bisa memperoleh buku nikah sah.
Baca juga:Seleksi Imam Masjid ke Uni Emirat Arab Dibuka, Ini Syaratnya
“Salah satu wujud responsif kita adalah kita ingin pasangan muslim itu mempunyai buku nikah untuk memberikan penambahan penguatan hukum bagi terlaksananya hak-hak mereka dan hal tersebut dapat dipenuhi apabila mereka mempunyai buku nikah yang diterbitkan oleh pemerintah, itu salah satu hal yang baru,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofiq juga mengatakan bahwa selain kegiatan isbat nikah, terdapat beberapa rangkaian kegiatan lain jelang puncak perayaan atau tasyakur milad MUI yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia MUI.
”Alhamdulillah sebagai rasa syukur terhadap anugerah Allah sampai Usia akan 49 tahun MUI tetap diberi kesempatan untuk eksistensi di tanah bumi pertiwi kita. Untuk itu, maka MUI menggelar beberapa kegiatan sebagai rangkaian dari milad ini, yang pertama yaitu call paper on fatwa, juga ada gerakan aksi Bela Palestina, serta bakti sosial berupa pengobatan gratis dan khitanan massal,” jelasnya.