Jalan Tol Sumo Dorong Pertumbuhan Kawasan Residensial Surabaya Barat
Tim langit 7
Jum'at, 05 Juli 2024 - 08:00 WIB
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto yang dikelola PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) hadir sebagai pendorong pertumbuhan potensi kawasan residensial Surabaya Barat.Foto/ist
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang dikelola PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) hadir sebagai pendorong pertumbuhan potensi kawasan residensial Surabaya Barat.
Tol Sumo menyediakan aksesibilitas optimal di Kota Surabaya dan menjadi penghubung wilayah di sekitarnya seperti Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Mojokerto.
Jalan ini terintegrasi dengan berbagai ruas jalan tol lain, seperti Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar, Jalan Tol Surabaya-Gempol, dan Jalan Tol Jombang-Mojokerto. Integrasi Jalan Tol Sumo dan jaringan jalan tol lainnya telah meningkatkan mobilitas masyarakat antar kota dan kabupaten, mendukung efisiensi perjalanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.
Sebagai simulasi menurut aplikasi peta digital, pada kondisi normal perjalanan dari Surabaya menuju Mojokerto melalui Jalan Nasional dengan jarak tempuh 36,3 Km memerlukan waktu sekitar 49 menit, sedangkan jika melalui Jalan Tol Surabaya-Mojokerto hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 31 menit.
Baca juga:Trik Jitu! Agen BRILink Di Gresik Bikin Pelanggan Tetap Setia
Data volume lalu lintas kendaraan pada bulan Juni 2024 menunjukkan peningkatan sebanyak 5% menjadi 40.114 kendaraan per hari dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar 38.216 kendaraan per hari. Hal ini menandakan betapa penting dan strategisnya Jalan Tol Sumo dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Tak hanya berfungsi sebagai penguat konektivitas, Jalan Tol Sumo juga menjadi penggerak roda ekonomi dengan pertumbuhan kawasan industri dan properti di daerah Surabaya dan sekitarnya. Jalan Tol Sumo memainkan peran penting dalam mendorong perkembangan ekonomi dengan meningkatkan akses ke berbagai daerah dan pusat bisnis.
Tol Sumo menyediakan aksesibilitas optimal di Kota Surabaya dan menjadi penghubung wilayah di sekitarnya seperti Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Mojokerto.
Jalan ini terintegrasi dengan berbagai ruas jalan tol lain, seperti Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar, Jalan Tol Surabaya-Gempol, dan Jalan Tol Jombang-Mojokerto. Integrasi Jalan Tol Sumo dan jaringan jalan tol lainnya telah meningkatkan mobilitas masyarakat antar kota dan kabupaten, mendukung efisiensi perjalanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.
Sebagai simulasi menurut aplikasi peta digital, pada kondisi normal perjalanan dari Surabaya menuju Mojokerto melalui Jalan Nasional dengan jarak tempuh 36,3 Km memerlukan waktu sekitar 49 menit, sedangkan jika melalui Jalan Tol Surabaya-Mojokerto hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 31 menit.
Baca juga:Trik Jitu! Agen BRILink Di Gresik Bikin Pelanggan Tetap Setia
Data volume lalu lintas kendaraan pada bulan Juni 2024 menunjukkan peningkatan sebanyak 5% menjadi 40.114 kendaraan per hari dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar 38.216 kendaraan per hari. Hal ini menandakan betapa penting dan strategisnya Jalan Tol Sumo dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Tak hanya berfungsi sebagai penguat konektivitas, Jalan Tol Sumo juga menjadi penggerak roda ekonomi dengan pertumbuhan kawasan industri dan properti di daerah Surabaya dan sekitarnya. Jalan Tol Sumo memainkan peran penting dalam mendorong perkembangan ekonomi dengan meningkatkan akses ke berbagai daerah dan pusat bisnis.