home edukasi & pesantren

Jangan Biarkan Anak-anak Dipengaruhi Ekses Buruk Media Digital

Senin, 08 Juli 2024 - 09:00 WIB
ilustrasi
Bila fenomena sosial ini dibiarkan niscaya akan memengaruhi masyarakat. Bahkan dalam riset terakhir, tingkat potensi radikalisme mengarah pada kalangan anak, remaja dan perempuan

"Anak-anak kita usia SD kelak akan menjadi pemimpin di masa Indonesia emas, 2045. Mereka inilah yang harus menjadi perhatian penting kita sekarang. Karena tongkat estafet berada di tangan mereka, " tutur Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jatim, Prof Dr Hesti Armiwulan SH MHum.

Hal itu diungkapkan pada kegiatan "Membangun Sinergitas untuk Melindungi Anak Bangsa dari Bahaya Intoleransi dan Radikalisme bagi guru SD, SMP" di Kabupaten Blitar di Pendopo Kabupaten Blitar.

Pada kesempatan itu, Bupati BlitarHj. Rini Syarifah mengingatkan, anak-anak harus mendapat perhatian, khususnya dalam hal penggunaan media digital.

Baca juga:Dewan Penasehat ISNU Jatim Emil Dardak: Digital Library Dorong Kecendekiawanan dan Kemajuan

"Kegiatan sehari-hari dan pergaulan anak-anak dipengaruhi informasi di media digital. Sebagian besar warga terkonsentrasi pada media digital," tambahnya.

Dalam ikhtiar pencegahan tindak pidana terorisme, pemerintah melakukan langkah antisipasi secara terus menerus. Hal itu dilandasi prinsip perlindungan hak asasi manusia dan prinsip kehati-hatian. Melalui kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisme dan deradikalisme.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya