Muhammadiyah Grand Wisata Launching TK, Bakal Disusul Universitas dan Rumah Sakit
Tim langit 7
Selasa, 16 Juli 2024 - 15:41 WIB
Suasana TK-ABA Grand Wisata Bekasi.
LANGIT7.ID-Bekasi; Muhammadiyah Grand Wisata, Bekasi, benar benar super aktif dalam hal kegiatan amal usaha. Bagaimana tidak, persyarikan di level ranting Bekasi, yang belum lama ini bikin heboh gara gara menggelar kegiatan Idul Adha berkolaborasi dengan organisaai NU, kini melaunching kegiatan amal usaha berupa berdirinya Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK-ABA) ke-13 di Kota Mandiri Grand Wisata.
Untuk tahap awal ini, siswa hanya dibatasi 2 kelas agar program dan agenda pengajaran yang efektif tercapai. "Muhammadiyah dalam mengelola Amal Usahanya selalu mendahulukan kualitas dari pada kuantitas" ujar ustazd Ir. HM. Fachruddin dalam perbincangannya dengan reporter Langit7.id, Selasa (16/7/2024).
Menurutnya, TK-ABA Grand Wisata adalah bagian dari Amal UsahaPimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang pengelolaannya diserahkan kepadaPimpinan Aisyiyah Kabupaten Bekasi.
Dengan demikian, materi pendidikan dan management pengelolaannya, kata dia, menginduk pada TK-ABA Pusat. "Walaupun TK-ABA Grand Wisata baru didirikan, tetapi kualitasnya setara dengan TK-ABA lainnya," imbuhnya.
Dalam kesempatan Open House, KetuaPimpinan Aisyiah Kabupaten Bekasi, Sarinandhe Djibran, SH. MH. mengatakan bahwa penambahan jumlah TK-ABA di Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari program prioritasPimpinan Aisyiah karena dari TK-ABA ini diharapkan kader-kader Muhammadiyah Bekasi akan tumbuh dan berkembang, baik secara kualitas maupun kuantitas.
TK-ABA secara resmi didirikan oleh Nyai Siti Walidah, istri KH. Ahmad Dahlan, di Kauman Yogyakarta sejak tahun 1924 M. Pada saat ini telah berkembang dan menyebar di seluruh Indonesia tidak kurang dari 22.000, bahkan ada satu cabang luar negeri di Kairo Mesir.
Ribuan alumninya telah menyebar di berbagai medan pengabdian, diantara tokoh muda Anies Rasyid Baswedan dan Ridwan Kamil.
Untuk tahap awal ini, siswa hanya dibatasi 2 kelas agar program dan agenda pengajaran yang efektif tercapai. "Muhammadiyah dalam mengelola Amal Usahanya selalu mendahulukan kualitas dari pada kuantitas" ujar ustazd Ir. HM. Fachruddin dalam perbincangannya dengan reporter Langit7.id, Selasa (16/7/2024).
Menurutnya, TK-ABA Grand Wisata adalah bagian dari Amal UsahaPimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang pengelolaannya diserahkan kepadaPimpinan Aisyiyah Kabupaten Bekasi.
Dengan demikian, materi pendidikan dan management pengelolaannya, kata dia, menginduk pada TK-ABA Pusat. "Walaupun TK-ABA Grand Wisata baru didirikan, tetapi kualitasnya setara dengan TK-ABA lainnya," imbuhnya.
Dalam kesempatan Open House, KetuaPimpinan Aisyiah Kabupaten Bekasi, Sarinandhe Djibran, SH. MH. mengatakan bahwa penambahan jumlah TK-ABA di Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari program prioritasPimpinan Aisyiah karena dari TK-ABA ini diharapkan kader-kader Muhammadiyah Bekasi akan tumbuh dan berkembang, baik secara kualitas maupun kuantitas.
TK-ABA secara resmi didirikan oleh Nyai Siti Walidah, istri KH. Ahmad Dahlan, di Kauman Yogyakarta sejak tahun 1924 M. Pada saat ini telah berkembang dan menyebar di seluruh Indonesia tidak kurang dari 22.000, bahkan ada satu cabang luar negeri di Kairo Mesir.
Ribuan alumninya telah menyebar di berbagai medan pengabdian, diantara tokoh muda Anies Rasyid Baswedan dan Ridwan Kamil.