Israel Makin Merajalela Karena Dunia Arab Tidak Bisa Betsatu
Tim langit 7
Senin, 22 Juli 2024 - 13:43 WIB
Israel Makin Merajalela Karena Dunia Arab Tidak Bisa Betsatu
LANGIT7.ID-Jakarta; Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DR KH. Anwar Abbas menilai, negara begara Arab sekarang ini seperti kehilangan arah sehingga tidak jelas lagi bagi mereka siapa lawan dan siapa kawan.
"Ini juga yang menyebabkan negara negara Arab tidak jelas sikapnya apa yang mau dilakukan terhadap Israel," ujar Kiai Abbas dalam releasenya yang dikirimkan ke langit7.id, Senin (22/7/2024).
Menurut dia, semestinya negara begara Arab punya dasar pijakan yang jelas, seperti yang harus dijadikan musuh bersama adalah tindak penjajahannya yang menginjak injak rasa keadilan dan nilai nilai kemanusiaan secara universal.
"Kita tahu bahwa Israel sudah menjajah rakyat dan bangsa palestina sejak tahun 1948," ujarnya. Dijelaskan Kiai Abbas, seharusnya negara negara Arab fokus menghadapi israel. Kalau tidak, katanya, negara negara Arab nanti pada waktunya akan menyesal setelah sebagian dan bahkan tidak mustahil seluruh wilayah dari negara mereka akan dicaplok. Sebab negara zionis ini, memiliki keinginab kuat untuk membentuk sebuah negara baru yang lebih luas yang disebut dg negara israel raya yang daerahnya selain terdiri dari daerah Palestina juga termasuk wilayah Jordania, sebagian dari wilayah Saudi Arabia, Syria dan libanon.Tetapi negara2 arab tersebut tampaknya kurang menyadari hal ini. "Saya yakin mereka baru akan tersadar terhadap kelalaian mereka setelah negara israel raya tersebut berdiri dan di saat itulah mereka baru terhenyak mengapa mereka dahulu tidak bersatu sehingga pil pahit yang mereka alami tidak harus terjadi," ujarnya.
Dalam kaitannya dengan persoalan Israel ini, Kiai Abbas berkeyakinan bahwa Palestina akan kesulitan menghadang Israel karena dunia arab terpecah belah. " Padahal jika mereka ingin menang, mereka harus kuat. Untuk bisa kuat , mereka harus bersatu dan untuk bisa bersatu maka tali bathin dan tali shilaturahim di antara mereka harus kuat," katanya.
Yang terakhir inilah yg menurut dia, tidak ada dan tidak dimiliki oleh dunia arab.(*/saf)
"Ini juga yang menyebabkan negara negara Arab tidak jelas sikapnya apa yang mau dilakukan terhadap Israel," ujar Kiai Abbas dalam releasenya yang dikirimkan ke langit7.id, Senin (22/7/2024).
Menurut dia, semestinya negara begara Arab punya dasar pijakan yang jelas, seperti yang harus dijadikan musuh bersama adalah tindak penjajahannya yang menginjak injak rasa keadilan dan nilai nilai kemanusiaan secara universal.
"Kita tahu bahwa Israel sudah menjajah rakyat dan bangsa palestina sejak tahun 1948," ujarnya. Dijelaskan Kiai Abbas, seharusnya negara negara Arab fokus menghadapi israel. Kalau tidak, katanya, negara negara Arab nanti pada waktunya akan menyesal setelah sebagian dan bahkan tidak mustahil seluruh wilayah dari negara mereka akan dicaplok. Sebab negara zionis ini, memiliki keinginab kuat untuk membentuk sebuah negara baru yang lebih luas yang disebut dg negara israel raya yang daerahnya selain terdiri dari daerah Palestina juga termasuk wilayah Jordania, sebagian dari wilayah Saudi Arabia, Syria dan libanon.Tetapi negara2 arab tersebut tampaknya kurang menyadari hal ini. "Saya yakin mereka baru akan tersadar terhadap kelalaian mereka setelah negara israel raya tersebut berdiri dan di saat itulah mereka baru terhenyak mengapa mereka dahulu tidak bersatu sehingga pil pahit yang mereka alami tidak harus terjadi," ujarnya.
Dalam kaitannya dengan persoalan Israel ini, Kiai Abbas berkeyakinan bahwa Palestina akan kesulitan menghadang Israel karena dunia arab terpecah belah. " Padahal jika mereka ingin menang, mereka harus kuat. Untuk bisa kuat , mereka harus bersatu dan untuk bisa bersatu maka tali bathin dan tali shilaturahim di antara mereka harus kuat," katanya.
Yang terakhir inilah yg menurut dia, tidak ada dan tidak dimiliki oleh dunia arab.(*/saf)
(lam)