Sepertiga Kasus Infertilitas Masalahnya Ada pada Pria
Tim langit 7
Selasa, 23 Juli 2024 - 14:00 WIB
Sepertiga Kasus Infertilitas Masalahnya Ada pada Pria
Dokter Spesialis Andrologi RSUD dr Soetomo, Agustinus, dr SpAnd (K) mengatakan, infertilitas merupakan suatu keadaan atau penyakit yang tidak ditandai adanya kehamilan meskipun sudah melakukan hubungan seksual secara rutin dan tanpa pengaman.
“Rutin secara umum dilakukan selama dua sampai tiga kali setiap minggu, namun kalau sedang masa ovulasi sebaiknya lebih sering lagi,” tuturnya
Infertilitas menjadi keluhan utama yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia dan seringkali dianggap sebagai penyebab sulitnya memiliki keturunan. Namun, jika digali lebih dalam, penyebab infertilitas bisa bermacam-macam tergantung pemeriksaan.
“Kalau di Indonesia, tujuan utama masyarakat ketika memeriksa infertilitas adalah yang penting punya anak. Padahal, seringkali masyarakat kurang menyadari bahwa ada gangguan seksual,” lanjutnya.
“Meskipun merasa baik-baik saja, tetapi setelah diperiksa ternyata beberapa kasus ditemukan bahwa terdapat gangguan pada ereksi dan ejakulasi. Selain itu, bisa juga karena faktor psikologis, kualitas sperma, serta adanya kanker prostat,” imbuh dr Agustinus.
Senada dengan dr Agustinus, Bella Amanda dr SpAnd. menerangkan, ketidakmampuan memiliki keturunan dapat disebabkan oleh penyakit, kelainan, dan gangguan seksual. Namun, jika berkaitan dengan gangguan seksual seperti kesuburan, kualitas dan jumlah sperma bisa diatasi dengan memperbaiki gaya hidup serta pola makan.
“Sering merokok, mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dan mengkonsumsi makanan tidak sehat dapat memengaruhi kualitas sperma sehingga menyebabkan gangguan seksual. Sehingga, sebaiknya memperbaiki gaya hidup dan makan-makanan bergizi seperti ikan, sayur, dan buah,” terangnya.
“Rutin secara umum dilakukan selama dua sampai tiga kali setiap minggu, namun kalau sedang masa ovulasi sebaiknya lebih sering lagi,” tuturnya
Infertilitas menjadi keluhan utama yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia dan seringkali dianggap sebagai penyebab sulitnya memiliki keturunan. Namun, jika digali lebih dalam, penyebab infertilitas bisa bermacam-macam tergantung pemeriksaan.
“Kalau di Indonesia, tujuan utama masyarakat ketika memeriksa infertilitas adalah yang penting punya anak. Padahal, seringkali masyarakat kurang menyadari bahwa ada gangguan seksual,” lanjutnya.
“Meskipun merasa baik-baik saja, tetapi setelah diperiksa ternyata beberapa kasus ditemukan bahwa terdapat gangguan pada ereksi dan ejakulasi. Selain itu, bisa juga karena faktor psikologis, kualitas sperma, serta adanya kanker prostat,” imbuh dr Agustinus.
Senada dengan dr Agustinus, Bella Amanda dr SpAnd. menerangkan, ketidakmampuan memiliki keturunan dapat disebabkan oleh penyakit, kelainan, dan gangguan seksual. Namun, jika berkaitan dengan gangguan seksual seperti kesuburan, kualitas dan jumlah sperma bisa diatasi dengan memperbaiki gaya hidup serta pola makan.
“Sering merokok, mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dan mengkonsumsi makanan tidak sehat dapat memengaruhi kualitas sperma sehingga menyebabkan gangguan seksual. Sehingga, sebaiknya memperbaiki gaya hidup dan makan-makanan bergizi seperti ikan, sayur, dan buah,” terangnya.