LANGIT7.ID-Munich; Max Eberl, anggota dewan olahraga Bayern Munich, telah dikenal luas sejak masa kerjanya di Borussia Mönchengladbach karena kemampuannya mengidentifikasi dan mengembangkan bakat muda di level akademi. Ia cepat naik pangkat sebagai direktur olahraga Gladbach selama 15 tahun, dan berhasil menemukan pemain-pemain seperti Marco Reus dan Granit Xhaka. Kesuksesan itu ia bawa ke posisi yang sama di RB Leipzig, sebelum akhirnya kembali ke klub masa kecilnya, Bayern Munich.
Di Bayern, Eberl telah mengawal kesepakatan transfer untuk Michael Olise dan Luis Díaz, serta mendorong Vincent Kompany untuk menambahkan prospek menjanjikan seperti Lennart Karl ke skuad utama. Pada jendela transfer musim panas 2026, Eberl menyelesaikan lebih awal kesepakatan untuk Ismael Saibari dan Nathaniel Brown. Dalam konferensi pers baru-baru ini, Eberl membeberkan alasan pamungkas yang mendorong Bayern merekrut Saibari musim panas ini.
"Kami sudah mengenal Ismael sejak beberapa waktu lalu," ujar Eberl (via @iMiaSanMia). "Tanda nyata terakhir bahwa dia adalah pemain yang tepat untuk FC Bayern adalah saat pertandingan melawan kami. Dia terus menerus merepotkan dengan kecepatan dan fleksibilitasnya, meskipun kami menang. Dia punya sesuatu yang istimewa. Kami terus mengawasinya. Pada suatu titik, jelas kami ingin bergerak di lini serang. Kedua rekrutan, Nene Brown dan Ismael Saibari, menunjukkan bahwa kami ingin meningkatkan fleksibilitas tim."
Pada Januari 2026, Bayern mengalahkan PSV Eindhoven, tim Saibari, di Liga Champions. Saibari tampil luar biasa dalam pertandingan itu, dengan catatan tiga kali dilanggar, tiga kali dribel sukses, dan tiga tembakan termasuk satu-satunya gol PSV. Anda bisa melihat cuplikan aksinya di CBS Sports pada detik ke-30.(*/saf/bavarianfootballwork)
(lam)