home lifestyle muslim

Polusi Udara Kurangi 2,5 Tahun Usia Orang Indonesia

Kamis, 09 September 2021 - 19:24 WIB
Iustrasi pemandangan kota besar dengan polusi udara. Polusi udara berisiko memangkas 2,5 tahun usia hidup orang Indonesia Foto: Langit7.id/Istock
Orang Indonesia berisiko kehilangan 2,5 tahun dari usia harapan hidupnya akibat polusi udara saat ini, demikian Kenneth Lee, Direktur Indeks Udara Kualitas Kehidupan (AQLI) dari Universitas Chicago, Amerika Serikat.

"Kualitas udara tidak memenuhi ambang aman sesuai pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk konsentrasi partikel halus (PM2.5)," kata Kenneth dalam acara webinar kolaborasi AQLI, Bicara Udara dan Nafas tentang "Air Quality Life Index Indonesian Report Launching 2021" pada Kamis (9/9/2021)

Indeks polusi yang dikembangkan oleh Michael Greenstone dan rekan-rekannya di Energy Policy Institute di University of Chicago (EPIC) menunjukkan dampak kesehatan dari polusi partikulat paling besar terjadi di Depok, Bandung, dan Jakarta, di mana konsentrasi polusi partikulat menunjukkan kadar tertinggi.

Data satelit menunjukkan polusi udara terutama terkonsentrasi di Jawa, khususnya di wilayah metropolitan Jakarta, dan beberapa bagian Sumatera.

Namun, penduduk Kalimantan dan Sulawesi juga semakin menanggung beban polusi udara dalam tahun-tahun belakangan ini.

Khusus DKI Jakarta, rata-rata orang diperkirakan dapat kehilangan 5,5 tahun dari usia harapan hidup jika tingkat polusi seperti tahun 2019 bertahan sepanjang hidup mereka.

Bahkan di beberapa daerah penurunan usia harapan hidup bahkan lebih besar, mencapai lebih dari enam tahun usia hidup mereka. Selama dua dekade, rata-rata tingkat polusi udara Indonesia mencapai tiga kali lipat dari ambang sesuai pedoman WHO.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
polusi udara jakarta polusi jakarta kesehatan indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya