Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 11 Juni 2026
home global news detail berita

Raffi Ahmad Tegaskan Tidak Terlibat Kasus Suap Bea Cukai

lusi mahgriefie Kamis, 11 Juni 2026 - 17:41 WIB
Raffi Ahmad Tegaskan Tidak Terlibat Kasus Suap Bea Cukai
Raffi Ahmad. Foto: ist
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Raffi Ahmad memberi bantahan dirinya terlibat kasus suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Sebelumnya, nama Raffi disebut dalam fakta persidangan kasus tersebut.

Dalam bantahannya, Raffi menerangkan bahwa pada tahun 2023, ia pergi ke Amerika Serikat untuk mengikuti ajang lari maraton di Chicago. Dia pergi bersama istrinya, Nagita Slavina, Ariel Noah, Desta dan Gading Marten.

"Gading dan Desta enggak ikut maraton, yang ikut maraton saya sama Ariel di Chicago maraton. Itu major maraton loh. Dan juga istri saya juga ikut, dan di situ banyak para pelari-pelari Indonesia, saya juga senang ngecek mereka," kata Raffi dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Kemudian, lanjut Raffi, selesai urusan di Chicago, dia dan yang lainnya langsung berangkat ke New York. Di sana ia dan rekan-rekannya turut mempromosikan usaha milik orang Indonesia yang tinggal di sana.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni ini menyebut saat di New York dirinya juga sempat mendatangi restoran Awang Kitchen hingga warung Indojava.

"Nah, jadi saat saya makan di Awang Kitchen dan juga di Indojava itu, setelah kegiatan selesai, kalian bisa lihat nanti di vlog-nya dan di foto-fotonya banyak teman-teman Indonesia yang ngajakin foto," tutur Raffi.

Tak jauh dari Awang Kitchen, Raffi mengungkapkan ada Gedung Blueray. "Saya keluar dari Awang Kitchen, satu, dua, tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya, Blueray," sambung dia.

Baca juga: Nama Raffi Ahmad Disebut dalam Sidang Kasus Suap Blueray Cargo dan Ditjen Bea Cukai

Lalu di depan toko Blueray itu, Raffi dipanggil oleh karyawan mereka dan diajak untuk foto Bersama namun Raffi memaparkan dirinya tidak masuk ke dalam toko tersebut.

"Ya, beliau memperkenalkan diri tapi saya enggak kenal. Saya enggak kenal, lalu mereka bilang 'Mas Raffi, perusahaan kami ini, Blueray ini, kita bisa kirimin, bisa kirimin apa pun itu, mau handphone, mau laptop, mau iPad, mau ini, mau itu," tutur Raffi.

Raffi bahkan mengatakan dirinya juga sempat ditawari akan dikirimkan handphone terbaru. Tawaran itu diakui Raffi sempat ia respons, namun hanya sebatas basa basi semata.

"Ya enggak mungkin dong, saya bilang 'Oh, enggak ah, saya enggak mau kirim lewat kamu', kan enggak mungkin saya bilang," ucap dia.

Raffi melontarkan kalimat basa-basi dalam menjawab tawaran tersebut. "Oh, iya, iya, iya, iya. Oke, nanti kalau ada handphone yang baru itu, ya udah nanti saya kirim ya'. Hanya sebatas itu. Intinya saya basa-basi. Setelah itu saya pergi melanjutkan ke tempat yang lain. Hanya sebatas itu," lanjutnya.

Sejak saat itu, Raffi menegaskan tidak lagi berhubungan maupun berkomunikasi dengan pihak Blueray. Ia juga menegaskan tidak pernah menerima kiriman apapun dari pihak Blueray.

"Saya tidak ada nomor telepon yang mereka. Tidak pernah terima kiriman apa pun. Namanya pun enggak ingat. Memesan pun, maksudnya memesan pun secara transaksional pun nggak. Hanya sebatas basa-basi. Saya enggak ada komunikasi sama mereka, cuma saya bingung kok dibilang saya ada komunikasi sama mereka," tegas Raffi.

Baca juga: Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Usai Disebut dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sebelumnya diberitakan, nama Raffi terseret kasus suap bea cukai, dengan terdakwa pimpinan Blueray Cargo Group, John Field sebagai terdakwa serta pejabat Ditjen Bea Cukai sebagai tersangka.

Saksi persidangan yang dihadirkan jaksa KPK yaitu Sri Pangestuti alias Tuti, dalam keterangannya mengatakan bahwa ada komunikasi terkait permintaan pengiriman laptop dan iPhone dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Keterangan serupa juga muncul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) asisten pribadi John Field, Yohanes. Ia menjelaskan bahwa informasi mengenai titipan telepon genggam berasal dari Nelwan, salah satu pimpinan divisi Blueray Cargo di Amerika Serikat. Saat itu, menurut Yohanes, pengiriman tidak jadi dilakukan karena Raffi sedang melakukan perjalanan di Amerika.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 11 Juni 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)