home sosok muslim

Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Keikhlasan Sejati Tak Butuh Pengakuan

Ahad, 11 Agustus 2024 - 17:17 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Keikhlasan Sejati Tak Butuh Pengakuan
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, kita sering terjebak dalam perangkap kesombongan dan keinginan untuk diakui. Namun, bagaimana jika sikap ini justru menggerus pahala ibadah kita? Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, baru-baru ini membagikan wawasan mendalam tentang makna sejati keikhlasan dalam beribadah dan berbuat baik.

Dalam ceramahnya yang menggugah, Nasaruddin Umar menyoroti kebiasaan buruk yang sering kita lakukan tanpa sadar: mengungkit-ungkit prestasi ibadah. Beliau mengingatkan bahwa sikap ini bukan hanya tidak pantas, tetapi juga bisa menghapus pahala dari perbuatan baik yang telah kita lakukan.

"Orang yang suka ngungkit-ngungkit prestasi, jasa, itu pertanda orang tidak ikhlas," tegas Nasaruddin Umar. Pernyataan ini menjadi cambuk bagi kita semua untuk introspeksi diri, dikutip Minggu (11/8/2024).

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kebiasaan mengungkit-ungkit prestasi ibadah seringkali muncul dalam hubungan kita dengan sesama manusia, padahal kita tidak berani melakukannya kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa pemahaman spiritual kita masih dangkal.

Nasaruddin Umar juga menyinggung fenomena yang kerap terjadi di dunia politik. Para politisi yang gemar memamerkan prestasi dan jasa mereka atau keluarga mereka demi popularitas, menurut beliau, berisiko kehilangan pahala di akhirat. Beliau mengibaratkan mereka sebagai "pembawa ember bocor ke akhirat", di mana semua kebaikan yang mereka lakukan hanya untuk kepentingan duniawi.

Ceramah ini juga menyoroti tren kampanye politik yang dipenuhi foto dan gambar kandidat di setiap sudut jalan. Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa hal ini bertentangan dengan prinsip keikhlasan dalam Islam.

Sebagai penutup, beliau memberikan nasihat yang sangat bermakna: "Tanamlah seluruh kebajikannya di bumi ketidakterkenalan jika ingin panen di akhirat." Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keikhlasan sejati terletak pada perbuatan baik yang dilakukan tanpa mengharapkan pengakuan atau pujian dari orang lain.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya