Jumlah Manusia Berumur 100 Tahun Lebih, Meningkat Tiga Kali Lipat
Tim langit 7
Selasa, 13 Agustus 2024 - 19:16 WIB
Jumlah Manusia Berumur 100 Tahun Lebih, Meningkat Tiga Kali Lipat
LANGIT7.ID-Jakarta; Anda berharap bisa mencapai umur 100 tahun lebih? Jika mengikuti trend global dalam dunia kesehatan, harapan itu ada.
Ini terbukti jumlah orang yang mencapai usia 100 tahun di dunia terus meningkat. Pada tahun 2000, terdapat 151.000 orang berusia seratus tahun di seluruh dunia, yang meningkat tiga kali lipat menjadi 573.000 pada tahun 2021. Hal ini semakin menyoroti tren peningkatan angka harapan hidup. Dengan semakin banyaknya warga negara yang hidup sehat hingga usia lanjut, memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pencapaian usia 100 tahun menjadi sangat penting.
Orang yang berumur seratus tahun sering disebut-sebut sebagai contoh penuaan yang sukses, umumnya lebih jarang mengalami penyakit kronis, dan mandiri hingga usia 90-an. Meskipun faktor genetik berperan dalam hal ini, lebih dari 60 persen keberhasilan penuaan disebabkan oleh faktor gaya hidup yang dapat dimodifikasi.
Tinjauan sistematis terbaru melalui 34 penelitian observasional yang diterbitkan sejak tahun 2000, berjudul"Tinjauan sistematis mengenai pola makan dan penggunaan obat-obatan di kalangan centenarian dan near-centenarians di seluruh dunia",menjelaskan empat kebiasaan utama yang membantu umur panjang yang ekstrem:
1). Pola Makan Seimbang: Pola makan khas orang berusia seratus tahun adalah tinggi karbohidrat, yaitu 57%-65% dari asupannya, dengan protein dan lemak dalam jumlah sedang. Makanan pokok, buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak dalam makanan mereka mirip dengan makanan di Mediterania dan mencakup ikan dan kacang-kacangan. Karakteristik asupan garam mereka yang rendah sesuai dengan rekomendasi WHO.
2). Penggunaan obat yang lebih sedikit: Orang yang berusia seratus tahun menderita penyakit kronis di usia lanjut dan mengonsumsi lebih sedikit obat dibandingkan dengan orang yang tidak berusia seratus tahun. Tingkat penggunaan obat yang lebih rendah ini mungkin mengarah pada kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan dengan lebih sedikit kemungkinan interaksi obat yang berbahaya.
3).Tidur nyenyak:Tidur yang lama dikaitkan dengan kualitas tidur, dan 68% orang berusia seratus tahun merasa 'puas' dengan tidur mereka. Durasi tidur yang ideal adalah tujuh hingga delapan jam. Kebersihan tidur yang baik digambarkan sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.
Ini terbukti jumlah orang yang mencapai usia 100 tahun di dunia terus meningkat. Pada tahun 2000, terdapat 151.000 orang berusia seratus tahun di seluruh dunia, yang meningkat tiga kali lipat menjadi 573.000 pada tahun 2021. Hal ini semakin menyoroti tren peningkatan angka harapan hidup. Dengan semakin banyaknya warga negara yang hidup sehat hingga usia lanjut, memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pencapaian usia 100 tahun menjadi sangat penting.
Orang yang berumur seratus tahun sering disebut-sebut sebagai contoh penuaan yang sukses, umumnya lebih jarang mengalami penyakit kronis, dan mandiri hingga usia 90-an. Meskipun faktor genetik berperan dalam hal ini, lebih dari 60 persen keberhasilan penuaan disebabkan oleh faktor gaya hidup yang dapat dimodifikasi.
Tinjauan sistematis terbaru melalui 34 penelitian observasional yang diterbitkan sejak tahun 2000, berjudul"Tinjauan sistematis mengenai pola makan dan penggunaan obat-obatan di kalangan centenarian dan near-centenarians di seluruh dunia",menjelaskan empat kebiasaan utama yang membantu umur panjang yang ekstrem:
1). Pola Makan Seimbang: Pola makan khas orang berusia seratus tahun adalah tinggi karbohidrat, yaitu 57%-65% dari asupannya, dengan protein dan lemak dalam jumlah sedang. Makanan pokok, buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak dalam makanan mereka mirip dengan makanan di Mediterania dan mencakup ikan dan kacang-kacangan. Karakteristik asupan garam mereka yang rendah sesuai dengan rekomendasi WHO.
2). Penggunaan obat yang lebih sedikit: Orang yang berusia seratus tahun menderita penyakit kronis di usia lanjut dan mengonsumsi lebih sedikit obat dibandingkan dengan orang yang tidak berusia seratus tahun. Tingkat penggunaan obat yang lebih rendah ini mungkin mengarah pada kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan dengan lebih sedikit kemungkinan interaksi obat yang berbahaya.
3).Tidur nyenyak:Tidur yang lama dikaitkan dengan kualitas tidur, dan 68% orang berusia seratus tahun merasa 'puas' dengan tidur mereka. Durasi tidur yang ideal adalah tujuh hingga delapan jam. Kebersihan tidur yang baik digambarkan sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.