Menggali Keberkahan Pagi: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Rahasia Shalat Dhuha di Waktu Syuruq
Nabil
Kamis, 15 Agustus 2024 - 08:33 WIB
Menggali Keberkahan Pagi: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Rahasia Shalat Dhuha di Waktu Syuruq
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pernahkah Anda merasa bahwa rutinitas pagi Anda kurang bermakna? Ustaz Adi Hidayat, seorang ulama terkemuka, baru-baru ini membagikan wawasan menarik tentang bagaimana mengoptimalkan waktu pagi melalui Shalat Dhuha, khususnya di waktu syuruq.
"Ada keistimewaan tersembunyi dalam momen-momen setelah Shalat Subuh," ujar Ustaz Adi Hidayat, dikutip Kamis (15/8/2024).
Beliau menyarankan agar umat Muslim tidak terburu-buru meninggalkan masjid seusai Shalat Subuh. Sebaliknya, beliau menganjurkan untuk tetap berzikir hingga waktu syuruq tiba.
Tapi apa sebenarnya waktu syuruq itu? Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, "Syuruq adalah saat matahari telah naik sekitar satu tombak, atau sekitar satu jam setelah Shalat Subuh." Inilah waktu yang dianggap paling utama untuk melaksanakan Shalat Dhuha.
Mengapa waktu ini begitu istimewa? Ustaz Adi Hidayat mengutip sebuah hadits yang menyebutkan bahwa Shalat Dhuha di waktu syuruq memiliki nilai setara dengan ibadah haji dan umrah. "Meski tidak sama dengan melaksanakan haji atau umrah secara langsung, namun pahalanya sungguh luar biasa," jelasnya.
Beliau juga menceritakan kebiasaan para sahabat Nabi. "Dulu, para sahabat akan ke masjid saat Subuh, berzikir hingga syuruq, melaksanakan Shalat Dhuha, baru kemudian berangkat bekerja," tuturnya. Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar kita meniru kebiasaan mulia ini.
Bagi mereka yang khawatir tentang waktu, Ustaz Adi Hidayat menawarkan solusi praktis. "Para laki-laki bisa mampir ke masjid sebelum berangkat kerja. Shalat Dhuha hanya memerlukan waktu singkat, namun manfaatnya sangat besar," sarannya.
"Ada keistimewaan tersembunyi dalam momen-momen setelah Shalat Subuh," ujar Ustaz Adi Hidayat, dikutip Kamis (15/8/2024).
Beliau menyarankan agar umat Muslim tidak terburu-buru meninggalkan masjid seusai Shalat Subuh. Sebaliknya, beliau menganjurkan untuk tetap berzikir hingga waktu syuruq tiba.
Tapi apa sebenarnya waktu syuruq itu? Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, "Syuruq adalah saat matahari telah naik sekitar satu tombak, atau sekitar satu jam setelah Shalat Subuh." Inilah waktu yang dianggap paling utama untuk melaksanakan Shalat Dhuha.
Mengapa waktu ini begitu istimewa? Ustaz Adi Hidayat mengutip sebuah hadits yang menyebutkan bahwa Shalat Dhuha di waktu syuruq memiliki nilai setara dengan ibadah haji dan umrah. "Meski tidak sama dengan melaksanakan haji atau umrah secara langsung, namun pahalanya sungguh luar biasa," jelasnya.
Beliau juga menceritakan kebiasaan para sahabat Nabi. "Dulu, para sahabat akan ke masjid saat Subuh, berzikir hingga syuruq, melaksanakan Shalat Dhuha, baru kemudian berangkat bekerja," tuturnya. Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar kita meniru kebiasaan mulia ini.
Bagi mereka yang khawatir tentang waktu, Ustaz Adi Hidayat menawarkan solusi praktis. "Para laki-laki bisa mampir ke masjid sebelum berangkat kerja. Shalat Dhuha hanya memerlukan waktu singkat, namun manfaatnya sangat besar," sarannya.