Baru 2 Tahun Mualaf, Bocah 12 tahun PeDe Ikut Kompetisi Al-Qur'an Internasional di Mekkah
Esti setiyowati
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 05:00 WIB
Seorang laki-laki 12 tahun dari Gabon, Mahdi (kanan) ikut Kompetisi Al-Quran Internasional Raja Abdulaziz ke-44 di Mekkah.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dari Gabon, Mahdi memberikan kesan luar biasa pada Kompetisi Al-Qur’an Internasional Raja Abdulaziz ke-44 di Mekkah.
Seperti dilaporkan SPA, dikutip Kamis (15/8/2024), prestasinya ini diraih setelah dua tahun Mahdi memeluk Islam. Mahdi saat ini menjadi satu-satunya Muslim di keluarganya dan menonjol sebagai salah satu peserta termuda dalam kompetisi tersebut.
Mentor sekaligus imam di masjid lingkungan, Zakaria menceritakan keterkejutannya saat Mahdi mengutarakan keinginannya untuk memeluk Islam.
Saat itu, pertama kali bertemu, Mahdi yang ditemani adik laki-lakinya mengungkapkan keinginannya menjadi mualaf.
“Awalnya saya pikir dia bercanda,” aku Zakaria, mengingat usia Mahdi yang masih muda.
Baca juga:Sosok KH M Ali Manshur, Pencipta Shalawat Badar Penerima Tanda Jasa dari Pemerintah
“Saya bertanya apakah dia tahu sesuatu tentang Islam, dan dia terus bersikeras bahwa dia ingin mengikuti agama Allah. Dalam hatiku aku berkata ‘Ini adalah anugerah dari Allah’.”
Seperti dilaporkan SPA, dikutip Kamis (15/8/2024), prestasinya ini diraih setelah dua tahun Mahdi memeluk Islam. Mahdi saat ini menjadi satu-satunya Muslim di keluarganya dan menonjol sebagai salah satu peserta termuda dalam kompetisi tersebut.
Mentor sekaligus imam di masjid lingkungan, Zakaria menceritakan keterkejutannya saat Mahdi mengutarakan keinginannya untuk memeluk Islam.
Saat itu, pertama kali bertemu, Mahdi yang ditemani adik laki-lakinya mengungkapkan keinginannya menjadi mualaf.
“Awalnya saya pikir dia bercanda,” aku Zakaria, mengingat usia Mahdi yang masih muda.
Baca juga:Sosok KH M Ali Manshur, Pencipta Shalawat Badar Penerima Tanda Jasa dari Pemerintah
“Saya bertanya apakah dia tahu sesuatu tentang Islam, dan dia terus bersikeras bahwa dia ingin mengikuti agama Allah. Dalam hatiku aku berkata ‘Ini adalah anugerah dari Allah’.”