home community

Komunitas Safira Jadi Rumah Ilmu, Dzikir Bersama Sampai Ngobrol Receh

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 04:07 WIB
Komunitas Safira yang fokus pada menjadi wanita seutuhnya. Foto: dok Safira
Menjadi perempuan seutuhnya merupakan tujuan utama komunitas bernama Safira, yang didirikan oleh Dian Kusumaning Tyas. Berawal dari cerita di masa kini hingga keresahan di masa mendatang yang dialami para perempuan, menjadi alasan utama Safira terbentuk.

“Safira ini untuk generasi millennial yang memiliki keresahan terhadap banyaknya perempuan yang keluar dari fitrahnya,” ungkap Dian kepada Langit7.

Perempuan yang keluar dari fitrahnya, lanjut Dian, seperti misalnya perempuan yang sudah sukses dalam karier lantas tidak mau menikah.

Salah satu kegiatan tahunan Safira yang dihelat tahun lalu, bertajuk “This is What a Woman Looks Like”. Foto: dok.Safira

“Di Jepang sudah dan sekarang Indonesia sudah mulai ke arah itu. Ini yang bikin saya degdeg-an, bagaimana ini anak-anak saya nanti,” ujarnya.

Sebelum akhirnya membentuk Safira, Bundi, sapaan Dian, kerap menjadi tempat “curhat” para jamaah di sebuah kajian. Dimana kebanyakan jamaah tersebut berusia remaja hingga 30-an atau generasi millenial. Di sana Bundi sendiri memiliki 700 anak asuh yang kerap berbagi cerita dan mencurahkan isi hati mereka.

“Allah Swt kasih saya pelajaran lagi, walau saya nggak selalu kasih solusi tapi kita pecahin masing-masing, mereka nyaman cerita sama saya” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya