home lifestyle muslim

Kelamaan Duduk Picu Risiko Penyakit Jantung dan Stroke, Benarkah?

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 09:00 WIB
ilustrasi
Duduk dalam jangka waktu lama sering dilakukan orang-orang yang bekerja kantoran. Di balik nyamannya duduk di kursi selama 6-8 jam, ada bahaya mengintai tubuh yang perlu diwaspadai.

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Ira Purnamasari mengatakan, beberapa penyakit serius ditimbulkan jika seseorang duduk terlalu lama. Salah satu dampak buruknya adalah risiko penyakit jantung dan stroke.

Menurut Ira, sebagai pekerja kantoran, duduk di kursi dan menghadap komputer merupakan suatu kewajiban, biasanya kegiatan tersebut dibarengi dengan makan cemilan maupun makanan berminyak yang mengandung tinggi kalori.

“Makanan yang mengandung banyak kalori menyebabkan seseorang kelebihan berat badan hingga mengalami obesitas, dimana obesitas sendiri mengakibatkan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes,” ungkapnya.

Baca juga: Viral! Netizen Serbu Email UPenn, Tuntut Cabut Beasiswa Menantu Jokowi

Dia menjelaskan, kolesterol yang didapatkan dari makanan berminyak yang dikonsumsi selama duduk, yang jumlahnya berlebih akan beredar dalam darah, menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri yang lama kelamaan akan menebal dan mengeras sehingga dapat menyumpat aliran darah ke jantung dan otak, sehingga mengakibatkan seseorang menderita jantung koroner dan stroke.

Dampak kedua yakni risiko gangguan peredaran darah. Ira menegaskan terlalu lama duduk menyebabkan gangguan sirkulasi atau peredaran darah salah satunya pada kaki, darah berkumpul di sekitar kaki yang lama kelamaan akan menimbulkan masalah kesehatan seperti varises dan pembengkakan pada pergelangan kaki.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya