home edukasi & pesantren

Pesantren An-Najah Tanah Laut Manfaatkan Lahan Wakaf untuk Budidaya Pisang Cavendish

Selasa, 27 Agustus 2024 - 09:00 WIB
Pondok Pesantren (Ponpes) Modern An-Najah Cindai Alus Putra, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan memanfaatkan lahan wakaf untuk budidaya pisang Cavendish.
Pondok Pesantren (Ponpes) Modern An-Najah Cindai Alus Putra, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan memanfaatkan lahan wakaf untuk budidaya pisang Cavendish. Pemanfaatan ini sejalan dengan Program Inkubasi Wakaf Produktif.

Menurut pengasuh Ponpes An Anajah, Kiai Zuhairy Ahmad, usaha budidaya pisang cavendish di pesantren ini sudah berjalan cukup baik. Meski demikian, pesantren masih memerlukan dukungan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran.

"Kami sedang berikhtiar untuk membeli mesin ripening agar proses pematangan pisang bisa lebih merata dan kualitasnya terjaga," ungkapnya saat menerima kunjungan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Ghafur, Sabtu (24/8/2024).

Baca juga:Program Sekolah Bisnis Pesantren Upaya Pemberdayaan Masyarakat

Kunjungan ini bertujuan mendampingi pelaksanaan Inkubasi Wakaf Produktif (IWP) untuk mendukung ekonomi pesantren melalui pemanfaatan aset wakaf.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kalimantan Selatan, Fadli Mansyur menyampaikan, terdapat 101 tanah wakaf produktif di wilayahnya yang sedang diinput ke dalam web siwak.kemenag.go.id. Ia berharap, kehadiran Kemenag dapat memotivasi pengurus wakaf di tingkat wilayah untuk lebih aktif mengembangkan komunikasi dan kolaborasi terkait wakaf produktif.

Kunjungan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai langkah strategis untuk pengembangan budidaya pisang Cavendish di Ponpes An-Najah. Pembahasan mulai dari pembuatan video pemasaran, pelatihan marketing, hinga peningkatan kerja sama dengan berbagai pihak.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya