home otomotif

Kabar Gembira! Mobil Listrik Citroen E-C3 Bakal Diproduksi di Indonesia, Ini Jadwalnya

Selasa, 27 Agustus 2024 - 11:56 WIB
Kabar Gembira! Mobil Listrik Citroen E-C3 Bakal Diproduksi di Indonesia, Ini Jadwalnya
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Angin segar berhembus di industri otomotif Tanah Air. Mulai September 2024, Indonesia akan menyaksikan lahirnya era baru produksi kendaraan listrik lokal. Citroen, merek mobil asal Prancis, bersiap memulai produksi massal E-C3 All Electric di pabriknya yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer Citroen Indonesia, Tan Kim Piauw, dalam sebuah pertemuan media di Jakarta Pusat. "Kami menargetkan September sebagai titik awal produksi. Jika semua berjalan lancar, konsumen bisa melihat E-C3 buatan Indonesia meluncur ke pasar pada September atau Oktober," ungkap Tan, dikutip Selasa (27/8/2024).

Keputusan Citroen untuk memproduksi mobil listrik di Indonesia bukan tanpa alasan. Pemerintah telah memberikan berbagai insentif dan kemudahan untuk mencapai syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Tan menjelaskan beberapa strategi yang ditempuh, mulai dari perekrutan tenaga kerja lokal hingga penggunaan material Indonesia untuk beberapa komponen.

Menariknya, Citroen tidak menutup kemungkinan untuk mengekspor E-C3 buatan Indonesia ke pasar internasional. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi industri otomotif nasional yang kini mulai merambah pasar global.

Soal harga, Tan meyakinkan bahwa E-C3 produksi lokal tidak akan mengalami perubahan signifikan dari harga awal Rp377 juta. "Kami sudah memperhitungkan semua variabel, termasuk pajak, saat pertama kali memperkenalkan harga," jelasnya.

Langkah besar Citroen ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Indomobil National Distributor, Stellantis, dan PT Nasional Assemblers. Dengan investasi total mencapai Rp381 miliar, proyek ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ke depannya, Citroen berencana meningkatkan penggunaan komponen lokal secara bertahap. "Tahap selanjutnya, kami akan fokus pada komponen signifikan seperti baterai yang harus dilokalisasi," tambah Tan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya