Doyan Ngopi, Jangan Abaikan Sinyal Tubuh Saat Kafein Berlebih
Fajar adhitya
Jum'at, 10 September 2021 - 21:20 WIB
Secangkir kopi. Tubuh akan memberi sinyal saat asupan kafein berlebih, sebaiknya jangan diabaikan. Foto: Langit7.id/IStock
Sebagian besar orang mungkin mengawali hari dengan secangkir kopi panas. Aroma kopi yang baru diseduh sudah cukup membangkitkan mood bahagia apalagi menyeruputnya.
Cuma, kopi seperti juga makanan lain memiliki kelebihan dan kekurangan. Banyak studi khusus tentang kopi yang telah mengungkap dan membuktikan manfaat minuman satu ini. Tapi bagi sebagian orang pula kopi memberi efek samping.
Kopi memang kaya dengan antioksidan, demikian ahli gizi Rashi Chowdhary dilansir dari laman Indian Express, Jumat (10/9/2021). Kopi pun bekerja baik untuk meningkatkan kadar energi seseorang yang sedang butuh stimulus untuk fokus.
"Sejumlah 250 mg dianggap baik untuk kesehatan kardiovaskular ," ujarnya,
Meski demikian, Chowdhary juga mengingatkan, setiap orang memiliki ambang batas asupan kopi yang berbeda. Sebagian orang asih baik-baik saja dan aman ketika mengonsumsi 400 mg kafein.
"Namun jika ia merasa gelisah atau gugup, mudah tersinggung, atau mengalami detak jantung yang meningkat, itu mungkin menunjukkan bahwa toleransi terhadap kafein berada di sisi yang lebih rendah (dibanding orang kebanyakan)" ujar Chowdary.
Tubuh memiliki mekanisme alami memberi sinyal saat asupan kafein berlebih. Sebaiknya jangan diabaikan.
Cuma, kopi seperti juga makanan lain memiliki kelebihan dan kekurangan. Banyak studi khusus tentang kopi yang telah mengungkap dan membuktikan manfaat minuman satu ini. Tapi bagi sebagian orang pula kopi memberi efek samping.
Kopi memang kaya dengan antioksidan, demikian ahli gizi Rashi Chowdhary dilansir dari laman Indian Express, Jumat (10/9/2021). Kopi pun bekerja baik untuk meningkatkan kadar energi seseorang yang sedang butuh stimulus untuk fokus.
"Sejumlah 250 mg dianggap baik untuk kesehatan kardiovaskular ," ujarnya,
Meski demikian, Chowdhary juga mengingatkan, setiap orang memiliki ambang batas asupan kopi yang berbeda. Sebagian orang asih baik-baik saja dan aman ketika mengonsumsi 400 mg kafein.
"Namun jika ia merasa gelisah atau gugup, mudah tersinggung, atau mengalami detak jantung yang meningkat, itu mungkin menunjukkan bahwa toleransi terhadap kafein berada di sisi yang lebih rendah (dibanding orang kebanyakan)" ujar Chowdary.
Tubuh memiliki mekanisme alami memberi sinyal saat asupan kafein berlebih. Sebaiknya jangan diabaikan.