PKKMB Unusa Wujudkan Generasi Tangguh dengan Revolusi Mental dan Integrasi Nasional
Tim langit 7
Selasa, 03 September 2024 - 09:00 WIB
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024.Foto/dok Unusa
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024. Kegiatan ini diikuti ribuan mahasiswa baru di Auditorium Lantai 9 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid dengan tema "Perfect Action To Be A Successful Generation" ini menekankan pentingnya ketangguhan mental dan integrasi nasional sebagai fondasi keberhasilan generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
PKKMB ini menghadirkan Yudi Latif, M.A., Ph.D., Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia (PSIK Indonesia), sebagai salah satu pembicara utama.
Dalam paparannya, Yudi Latif mengajak mahasiswa baru untuk memahami pentingnya revolusi mental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca juga:Rangkul Gen-Z, BNPT dan FKPT Jatim Gelar YOI Fest 2024 di Unesa
Menurutnya, revolusi mental merupakan kunci untuk membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, generasi muda dituntut untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mentalitas yang tangguh dan adaptif.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid dengan tema "Perfect Action To Be A Successful Generation" ini menekankan pentingnya ketangguhan mental dan integrasi nasional sebagai fondasi keberhasilan generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
PKKMB ini menghadirkan Yudi Latif, M.A., Ph.D., Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia (PSIK Indonesia), sebagai salah satu pembicara utama.
Dalam paparannya, Yudi Latif mengajak mahasiswa baru untuk memahami pentingnya revolusi mental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca juga:Rangkul Gen-Z, BNPT dan FKPT Jatim Gelar YOI Fest 2024 di Unesa
Menurutnya, revolusi mental merupakan kunci untuk membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, generasi muda dituntut untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mentalitas yang tangguh dan adaptif.