Menteri Koperasi Sebut Perempuan adalah Pilar Penting dalam Ekonomi
Tim langit 7
Rabu, 11 September 2024 - 14:00 WIB
Menteri Koperasi dan UKM (Kemenkopukm) RI, Teten Masduki.Foto/ist
Menteri Koperasi dan UKM (Kemenkopukm) RI, Teten Masduki menekankan pentingnya peran perempuan dalam sektor ekonomi, khususnya sebagai aktor yang tangguh dan produktif.
Teten juga menyebut bahwa perempuan memiliki daya tahan dan inisiatif yang lebih kuat dibandingkan laki-laki, sehingga mereka bisa menjadi kunci keberhasilan dalam membangun proyek-proyek ekonomi yang sustainable.
“Perempuan adalah pilar penting dalam ekonomi. Dengan ketangguhan dan inisiatif yang mereka miliki mereka mampu mendorong Indonesia menuju pembangunan yang lebih sustainable,” ujar Teten dalam seminar nasiondi Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Dikutip dari laman Muhammadiyah.or.id, Teten menyebut tentang pentingnya konsolidasi ekonomi melalui koperasi sebagai model yang lebih efisien dalam meningkatkan skala ekonomi.
“Kami memiliki banyak model pemberdayaan UMKM melalui koperasi. Menurut kami, koperasi lebih efisien dalam melakukan gerakan konsolidasi untuk meningkatkan perekonomian negara. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa program-program ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai output yang nyata,” imbuh Teten.
Baca juga:Gelar Festival Ekonomi Syariah, BI Jatim Target Transaksi UMKM Rp2 Miliar
Teten juga menyebut bahwa Kemenkopukm juga memiliki program entrepreneurship untuk anak muda. Program tersebut berangkat dari fakta bahwa saat ini mayoritas anak muda di Indonesia lebih memiliki cita-cita untuk menjadi entrepreneur dibandingkan dengan pegawai pemerintah atau pegawai swasta.
Teten juga menyebut bahwa perempuan memiliki daya tahan dan inisiatif yang lebih kuat dibandingkan laki-laki, sehingga mereka bisa menjadi kunci keberhasilan dalam membangun proyek-proyek ekonomi yang sustainable.
“Perempuan adalah pilar penting dalam ekonomi. Dengan ketangguhan dan inisiatif yang mereka miliki mereka mampu mendorong Indonesia menuju pembangunan yang lebih sustainable,” ujar Teten dalam seminar nasiondi Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Dikutip dari laman Muhammadiyah.or.id, Teten menyebut tentang pentingnya konsolidasi ekonomi melalui koperasi sebagai model yang lebih efisien dalam meningkatkan skala ekonomi.
“Kami memiliki banyak model pemberdayaan UMKM melalui koperasi. Menurut kami, koperasi lebih efisien dalam melakukan gerakan konsolidasi untuk meningkatkan perekonomian negara. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa program-program ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai output yang nyata,” imbuh Teten.
Baca juga:Gelar Festival Ekonomi Syariah, BI Jatim Target Transaksi UMKM Rp2 Miliar
Teten juga menyebut bahwa Kemenkopukm juga memiliki program entrepreneurship untuk anak muda. Program tersebut berangkat dari fakta bahwa saat ini mayoritas anak muda di Indonesia lebih memiliki cita-cita untuk menjadi entrepreneur dibandingkan dengan pegawai pemerintah atau pegawai swasta.