Kanada Bekukan Izin Ekspor Senjata ke Israel, Langkah Mengejutkan yang Memicu Kontroversi
Nabil
Kamis, 12 September 2024 - 05:00 WIB
Kanada Bekukan Izin Ekspor Senjata ke Israel, Langkah Mengejutkan yang Memicu Kontroversi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kanada telah menangguhkan sekitar 30 izin pengiriman senjata ke Israel, termasuk langkah langka terhadap kesepakatan anak perusahaan Kanada milik perusahaan AS dengan pemerintah AS, kata menteri luar negeri pada hari Selasa.
Semua izin ekspor tersebut telah disetujui sebelum larangan penjualan senjata baru yang bisa digunakan di Gaza pada Januari lalu, saat wilayah Palestina yang terkepung itu menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin parah.
Menteri Luar Negeri Melanie Joly mengatakan dia telah memerintahkan peninjauan terhadap semua kontrak pemasok senjata Kanada dengan Israel dan negara-negara lain.
"Setelah itu, musim panas ini saya menangguhkan sekitar 30 izin yang ada dari perusahaan-perusahaan Kanada," katanya.
Sebagai sekutu utama Amerika Serikat, yang memberikan bantuan militer miliaran dolar per tahun kepada Israel, Kanada mengundang kemarahan para pemimpin Israel ketika awalnya mengumumkan akan menghentikan pengiriman senjata baru ke Israel mulai 8 Januari.
Protes pro-Palestina di seluruh Kanada - di universitas, acara politik, dan bahkan Festival Film Internasional Toronto minggu lalu - terus memberikan tekanan pada pemerintah untuk berbuat lebih banyak.
"Kebijakan kami jelas: Kami tidak akan mengirim senjata atau bagian senjata dalam bentuk apa pun ke Gaza. Titik," kata Joly.
Semua izin ekspor tersebut telah disetujui sebelum larangan penjualan senjata baru yang bisa digunakan di Gaza pada Januari lalu, saat wilayah Palestina yang terkepung itu menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin parah.
Menteri Luar Negeri Melanie Joly mengatakan dia telah memerintahkan peninjauan terhadap semua kontrak pemasok senjata Kanada dengan Israel dan negara-negara lain.
"Setelah itu, musim panas ini saya menangguhkan sekitar 30 izin yang ada dari perusahaan-perusahaan Kanada," katanya.
Sebagai sekutu utama Amerika Serikat, yang memberikan bantuan militer miliaran dolar per tahun kepada Israel, Kanada mengundang kemarahan para pemimpin Israel ketika awalnya mengumumkan akan menghentikan pengiriman senjata baru ke Israel mulai 8 Januari.
Protes pro-Palestina di seluruh Kanada - di universitas, acara politik, dan bahkan Festival Film Internasional Toronto minggu lalu - terus memberikan tekanan pada pemerintah untuk berbuat lebih banyak.
"Kebijakan kami jelas: Kami tidak akan mengirim senjata atau bagian senjata dalam bentuk apa pun ke Gaza. Titik," kata Joly.