Kejutan! Arab Saudi Capai Target Wisatawan 7 Tahun Lebih Cepat
Nabil
Kamis, 12 September 2024 - 05:35 WIB
Kejutan! Arab Saudi Capai Target Wisatawan 7 Tahun Lebih Cepat
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Arab Saudi telah melampaui target pariwisata Vision 2030 untuk menarik 100 juta pengunjung per tahun pada 2023, tujuh tahun lebih cepat dari jadwal, menurut laporan Konsultasi Pasal IV 2024 dari Dana Moneter Internasional (IMF).
Pendapatan pariwisata Kerajaan mencapai 36 miliar dolar AS pada 2023, dengan pendapatan bersih pariwisata meningkat 38 persen. Kontribusi langsung dan tidak langsung sektor ini terhadap PDB mencapai 11,5 persen pada 2023, dengan harapan tumbuh menjadi 16 persen pada 2034, menurut laporan yang dirilis pada hari Rabu.
Menurut IMF, pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi permintaan domestik yang kuat dan peningkatan kedatangan wisatawan internasional. Pariwisata non-religius melonjak, dengan peningkatan perjalanan liburan dan kunjungan ke teman dan keluarga. Pertumbuhan ini akan semakin didorong oleh acara internasional besar seperti Formula One, Piala Asia 2027, dan World Expo 2030.
Laporan tersebut juga menyoroti peran pariwisata dalam mengubah neraca jasa Arab Saudi menjadi surplus, yang berarti negara tersebut kini menghasilkan lebih banyak dari pengunjung internasional daripada yang dikeluarkan untuk pariwisata ke luar negeri. Sementara pariwisata ke luar negeri menurun, laporan menyatakan bahwa ekspatriat di Kerajaan secara signifikan meningkatkan pengeluaran liburan mereka pasca COVID-19.
Peningkatan berbagai industri seperti makanan, minuman, perjalanan, dan budaya telah berkontribusi pada lonjakan pariwisata negara tersebut, bersama dengan proyek-proyek seperti Red Sea Global dan Diriyah Gate.
Inisiatif pemerintah yang penting dan kampanye pemasaran internasional yang kuat serta kemitraan dengan platform global juga berperan penting dalam memfasilitasi pertumbuhan ini. Pengenalan program e-visa, yang kini tersedia di 66 negara, telah meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung internasional. Investasi besar dalam infrastruktur, seperti bandara internasional baru dan perluasan jaringan jalan dan kereta api, telah mendukung ekspansi sektor ini.
Pendapatan pariwisata Kerajaan mencapai 36 miliar dolar AS pada 2023, dengan pendapatan bersih pariwisata meningkat 38 persen. Kontribusi langsung dan tidak langsung sektor ini terhadap PDB mencapai 11,5 persen pada 2023, dengan harapan tumbuh menjadi 16 persen pada 2034, menurut laporan yang dirilis pada hari Rabu.
Menurut IMF, pertumbuhan ini didorong oleh kombinasi permintaan domestik yang kuat dan peningkatan kedatangan wisatawan internasional. Pariwisata non-religius melonjak, dengan peningkatan perjalanan liburan dan kunjungan ke teman dan keluarga. Pertumbuhan ini akan semakin didorong oleh acara internasional besar seperti Formula One, Piala Asia 2027, dan World Expo 2030.
Laporan tersebut juga menyoroti peran pariwisata dalam mengubah neraca jasa Arab Saudi menjadi surplus, yang berarti negara tersebut kini menghasilkan lebih banyak dari pengunjung internasional daripada yang dikeluarkan untuk pariwisata ke luar negeri. Sementara pariwisata ke luar negeri menurun, laporan menyatakan bahwa ekspatriat di Kerajaan secara signifikan meningkatkan pengeluaran liburan mereka pasca COVID-19.
Peningkatan berbagai industri seperti makanan, minuman, perjalanan, dan budaya telah berkontribusi pada lonjakan pariwisata negara tersebut, bersama dengan proyek-proyek seperti Red Sea Global dan Diriyah Gate.
Inisiatif pemerintah yang penting dan kampanye pemasaran internasional yang kuat serta kemitraan dengan platform global juga berperan penting dalam memfasilitasi pertumbuhan ini. Pengenalan program e-visa, yang kini tersedia di 66 negara, telah meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung internasional. Investasi besar dalam infrastruktur, seperti bandara internasional baru dan perluasan jaringan jalan dan kereta api, telah mendukung ekspansi sektor ini.
(lam)