LANGIT7.ID-Bekasi; Perjalanan mendirikan Rumah Sakit Taksim di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, tidak hanya berangkat dari cita-cita menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Di balik nama rumah sakit tersebut, tersimpan kisah pribadi pendirinya, Fathan Qaedi dan Rizqina Fadila Rosyani, yang berawal dari pertemuan mereka di Turki.
Kisah tersebut diungkapkan Fathan saat peresmian Rumah Sakit Taksim yang dihadiri Duta Besar Turkiye untuk Indonesia Prof. Dr. Talip Küçükcan, Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni, Komisaris Jamkrindo Muslim Saleh, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bekasi, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, serta sejumlah tamu undangan VIP lainnya.
Dalam sambutannya, Owner Rumah Sakit Taksim sekaligus Direktur PT Pulau Harapan Medika, Fathan Qaedi, mengungkapkan bahwa nama "Taksim" dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap tempat yang memiliki arti penting dalam perjalanan hidupnya bersama sang istri.
Fathan menjelaskan dirinya menempuh pendidikan di Ankara, sementara sang istri, Rizqina Fadila Rosyani, berkuliah di Istanbul. Pertemuan pertama kedua keluarga besar terjadi di kawasan Taksim Square, Istanbul, yang kemudian menjadi inspirasi nama rumah sakit tersebut.
"Rumah Sakit Taksim ini dibuka dengan cinta. Seperti tadi yang sempat ditampilkan di video, ini adalah jalan cinta kami. Kami pertama sekali bertemu di Jalan Taksim. Itulah kenapa kita anggap ini menjadi cerita dan kebanggaan," kata Fathan dalam peresmian Rumah Sakit Taksim, Cibarusah, Kab. Bekasi, dikutip Sabtu (6/6/2026).
(Owner Rumah Sakit Taksim sekaligus Direktur PT Pulau Harapan Medika, Fathan Qaedi, bersama istrinya, Rizqina Fadila Rosyani. Dok: Langit7.id)Ia juga mengaku memiliki rasa terima kasih yang besar kepada Turki karena pernah memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di negara tersebut melalui program beasiswa.
Selain menjadi simbol perjalanan hidupnya bersama sang istri, Rumah Sakit Taksim juga disebut sebagai wujud mimpi keluarga besar mereka.
"Kami juga menanamkan Rumah Sakit Taksim ini adalah mimpi dari orang-orang tua kami," ujarnya.
Menurut Fathan, banyak anggota keluarga yang memiliki harapan agar ada anak yang menempuh pendidikan kedokteran dan berkontribusi di bidang pelayanan kesehatan. Karena itu, kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Fathan turut memperkenalkan sejumlah layanan unggulan yang dimiliki Rumah Sakit Taksim. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pelayanan gigi dan mulut.
Ia menyebut fasilitas tersebut telah dilengkapi dengan mesin panoramik, sefalometrik, dan CBCT. Kehadiran fasilitas itu diharapkan mampu mendukung pelayanan kesehatan gigi yang lebih komprehensif bagi masyarakat sekitar.
"Semoga Rumah Sakit Taksim bisa menjadi salah satu rujukan terbaik untuk pelayanan gigi dan mulut," katanya.
Selain layanan gigi dan mulut, Rumah Sakit Taksim juga mengembangkan pelayanan ibu dan anak serta Trauma Center sebagai layanan unggulan lainnya.
(Duta Besar Turkiye, Prof. Dr. Talip Küçükcan saat akan meresmikan Rumah Sakit Taksim. Dok: Langit7.id)Fathan menegaskan rumah sakit yang dibangun bersama timnya ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas namun tetap terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
"Kami hadir dengan pelayanan terbaik juga terjangkau," ujarnya.
Semangat kepemudaan juga menjadi bagian dari identitas rumah sakit tersebut. Dalam sambutannya, Fathan menyebut dirinya lahir pada 1997, sementara sang istri lahir pada 2001. Menurutnya, kehadiran generasi muda dalam pengelolaan rumah sakit menjadi modal penting untuk menghadirkan inovasi sekaligus pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Ia bahkan menyebut peresmian Rumah Sakit Taksim menjadi hadiah spesial untuk sang istri yang baru saja berulang tahun pada 30 Mei lalu.
"Ini sebenarnya hadiah juga buat istri saya karena tanggal 30 Mei kemarin istri saya baru saja berulang tahun," katanya.
Di akhir sambutannya, Fathan kembali menegaskan komitmen Rumah Sakit Taksim untuk menghadirkan kenyamanan bagi pasien dan keluarga yang datang berobat.
"Kami menempatkan branding 'Nyaman di Sini' karena kami ingin sekali menghadirkan kenyamanan dengan cinta kepada para pasien dan keluarga besar dari Rumah Sakit Taksim," ujar Fathan.
Dengan mengusung semangat pelayanan yang terjangkau, ramah, dan berorientasi pada kenyamanan pasien, Rumah Sakit Taksim berharap dapat menjadi salah satu pilihan layanan kesehatan bagi masyarakat Cibarusah dan Kabupaten Bekasi.
(lam)