Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 06 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Dubes Turkiye Soroti Kisah Cinta di Balik RS Taksim Bekasi, Sebut Jadi Simbol Persahabatan Indonesia-Turkiye

nabil Sabtu, 06 Juni 2026 - 13:05 WIB
Dubes Turkiye Soroti Kisah Cinta di Balik RS Taksim Bekasi, Sebut Jadi Simbol Persahabatan Indonesia-Turkiye
LANGIT7.ID, Bekasi; Duta Besar Turkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, mengapresiasi perjalanan Rumah Sakit Taksim yang berkembang dari sebuah klinik hingga menjadi rumah sakit. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan kisah sukses yang patut dibanggakan sekaligus mencerminkan semangat generasi muda Indonesia yang mampu menghadirkan kontribusi nyata di bidang kesehatan.

Hal itu disampaikan Talip Küçükcan saat menghadiri peresmian Rumah Sakit Taksim di Kabupaten Bekasi. Ia mengaku bangga dapat menyaksikan langsung pembukaan rumah sakit tersebut setelah sebelumnya beberapa kali menerima undangan namun belum sempat hadir karena kesibukan.

Dalam sambutannya, Talip menyampaikan apresiasi kepada para pendiri Rumah Sakit Taksim serta orang tua mereka yang telah memberikan dukungan penuh hingga rumah sakit tersebut dapat berdiri dan beroperasi.

"Hari ini kita menyaksikan sebuah kisah sukses. Hari ini kita melihat sebuah pencapaian besar dari dua pendiri Rumah Sakit Taksim," ujar Talip dalam peresmian Rumah Sakit Taksim, Cibarusah, Kab. Bekasi, dikutip Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Fathan Qaedi Ungkap Kisah Cinta di Balik Nama Rumah Sakit Taksim, Berawal dari Pertemuan dengan Istri

Menurutnya, transformasi layanan kesehatan dari klinik menjadi rumah sakit merupakan pencapaian besar yang menunjukkan adanya perkembangan dan komitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.

Talip juga menyoroti nama "Taksim" yang digunakan sebagai identitas rumah sakit. Ia mengaku mengetahui kisah di balik nama tersebut dan menilai cerita itu memiliki makna yang istimewa.

Nama Taksim diambil dari kawasan Taksim Square di Istanbul, Turkiye, yang menjadi tempat pertemuan Fathan dan Rizqina. Menurut Talip, kisah tersebut menjadikan nama rumah sakit memiliki nilai emosional sekaligus simbolik.

"Saya melihat ada cerita yang sangat romantis di balik pemberian nama itu, karena Fathan dan Rizqina bertemu di Taksim Square di Istanbul dan kisah cinta itu kini telah melahirkan sebuah rumah sakit yang luar biasa," katanya.

Selain mengapresiasi perjalanan pendiri Rumah Sakit Taksim, Talip juga menyoroti kontribusi para alumni Turkiye yang berhasil mengembangkan karier dan usaha di Indonesia. Ia menyebut keberhasilan pendiri Rumah Sakit Taksim menjadi salah satu contoh nyata kontribusi alumni Turkiye setelah menyelesaikan pendidikan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Talip mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 5.500 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai universitas di Turkiye. Ia meyakini para mahasiswa tersebut akan turut berperan dalam memperkuat hubungan dan diplomasi antara kedua negara di masa depan.

Talip juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tempat yang sangat istimewa di hati masyarakat Turkiye. Menurutnya, hubungan kedua negara telah terjalin dengan baik selama hampir 500 tahun dan terus berkembang hingga saat ini.

Ia menyinggung kunjungan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdoğan ke Indonesia pada tahun lalu. Menurut Talip, Erdoğan sangat terkesan dengan sambutan yang diberikan masyarakat Indonesia selama kunjungan tersebut.

Talip juga mengingat kunjungan Presiden RI Prabowo ke Turkiye serta pidatonya di parlemen Turkiye sebagai bagian dari eratnya hubungan kedua negara.

Baginya, nama Taksim tidak hanya merepresentasikan kisah pribadi pendirinya, tetapi juga menjadi gambaran hubungan baik yang telah lama terjalin antara masyarakat Indonesia dan Turkiye.

Dalam acara tersebut, Talip hadir mengenakan batik sebagai bentuk kecintaannya terhadap budaya Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa selama hampir tiga tahun tinggal di Indonesia bersama keluarganya, mereka merasa seperti berada di rumah sendiri.

Menurutnya, Indonesia telah menjadi rumah kedua bagi dirinya dan keluarga. Karena itu, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat serta budaya Indonesia.

Menutup sambutannya, Talip menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan operasional Rumah Sakit Taksim, mulai dari pendiri, keluarga, tenaga kesehatan, hingga unsur pendukung lainnya.

Ia optimistis kehadiran Rumah Sakit Taksim akan memberikan kontribusi bagi pembangunan kesehatan masyarakat di Bekasi dan wilayah yang lebih luas. Menurutnya, kemajuan suatu negara sangat bergantung pada terciptanya generasi yang sehat, dan rumah sakit memiliki peran penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 06 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)