Dapatkan Pendanaan dari PLN, Antasena ITS Siap Rancang Sepeda Motor Hidrogen
Tim langit 7
Kamis, 12 September 2024 - 14:54 WIB
Tim Antasena dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendapat pendanaan sepeda motor hidrogen dalam program Perusahaan Listrik Negara Innovation and Competition in Electricity.
Tim Antasena dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mendapatkan pendanaan sepeda motor hidrogen dalam program Perusahaan Listrik Negara Innovation and Competition in Electricity (PLN ICE) 2024.
Dengan capaian itu, tim riset kendaraan hemat energi yang didirikan 2010 ini siap merancang sepeda motor berbahan bakar hidrogen pertamanya.
Ketua Tim Pendanaan dari Antasena ITS Barra Izzatur Radhi’fan menjelaskan, PLN ICE merupakan program pendanaan yang diselenggarakan oleh PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang).
Program tahunan ini memiliki tiga kategori utama, yakni rancang bangun gokart listrik, rancang bangun sepeda motor hidrogen, dan ide bidang ketenagalistrikan. “Tahun ini tim kami ikut kategori sepeda motor hidrogen yang juga sesuai dengan visi kami,” terangnya.
Baca juga:ITS Hadirkan Silaja, Sistem Informasi Manajemen Rantai Pasok Komoditas Jagung
Selain tim Antasena ITS, kategori ini pun diikuti oleh 21 tim lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam tahapan seleksinya, setiap tim diminta untuk melakukan penelitian riset dan pengembangan inovasi berupa sepeda motor berbahan bakar hidrogen.
“Hingga akhirnya tim kami terpilih menjadi salah satu dari dua tim yang lolos ke tahap pendanaan di kategori ini,” ujar Barra saat menjelaskan proses seleksi.
Dengan capaian itu, tim riset kendaraan hemat energi yang didirikan 2010 ini siap merancang sepeda motor berbahan bakar hidrogen pertamanya.
Ketua Tim Pendanaan dari Antasena ITS Barra Izzatur Radhi’fan menjelaskan, PLN ICE merupakan program pendanaan yang diselenggarakan oleh PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang).
Program tahunan ini memiliki tiga kategori utama, yakni rancang bangun gokart listrik, rancang bangun sepeda motor hidrogen, dan ide bidang ketenagalistrikan. “Tahun ini tim kami ikut kategori sepeda motor hidrogen yang juga sesuai dengan visi kami,” terangnya.
Baca juga:ITS Hadirkan Silaja, Sistem Informasi Manajemen Rantai Pasok Komoditas Jagung
Selain tim Antasena ITS, kategori ini pun diikuti oleh 21 tim lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam tahapan seleksinya, setiap tim diminta untuk melakukan penelitian riset dan pengembangan inovasi berupa sepeda motor berbahan bakar hidrogen.
“Hingga akhirnya tim kami terpilih menjadi salah satu dari dua tim yang lolos ke tahap pendanaan di kategori ini,” ujar Barra saat menjelaskan proses seleksi.