Lima Rahasia Kesehatan Ala Rasulullah Muhammad SAW
Tim langit 7
Jum'at, 13 September 2024 - 08:00 WIB
ilustrasi
Rasulullah Muhammad SAW disebutkan dalam beberapa riwayat pernah mengalami sakit hanya dua kali selama masa hidup sampai akhir hayatnya di usia 63 tahun
Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman yang merupakan Dokter Ahli Saraf, manusia biasa sering mengalami sakit selama masa hidupnya.
Selama masa hidup, Rasulullah Muhammad Saw hanya sakit dua kali yang pertama adalah ketika demam sesaat setelah menerima wahyu pertama dari Malaikat Jibril, dan sakit yang kedua adalah sakit menjelang meninggalnya.
Tapi dalam riwayat yang lain juga disebutkan, sakit yang pertama itu bukan demam sesaat setelah mendapatkan wahyu – sebab itu tidak bisa disebut sakit. Akan tetapi sakit yang pertama adalah ketika kaki Rasulullah Muhammad berdarah ketika dilempari batu oleh penduduk Thaif.
Baca juga:Lupakan Materi, Ini Sumber Kebahagiaan Sejati Menurut AA Gym
Akan tetapi yang ingin disampaikan oleh dr. Agus adalah bukan perdebatan soal kapan waktunya Rasulullah sakit. Melainkan perihal apa yang menyebabkan Rasulullah semasa hidupnya amat jarang sakit.
“Sehat yang dilakukan Rasul itu memenuhi empat kriteria sehat (sehat fisik, jiwa, sosial, dan spiritual),” ungkap dr. Agus Taufiqurrahman.
Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman yang merupakan Dokter Ahli Saraf, manusia biasa sering mengalami sakit selama masa hidupnya.
Selama masa hidup, Rasulullah Muhammad Saw hanya sakit dua kali yang pertama adalah ketika demam sesaat setelah menerima wahyu pertama dari Malaikat Jibril, dan sakit yang kedua adalah sakit menjelang meninggalnya.
Tapi dalam riwayat yang lain juga disebutkan, sakit yang pertama itu bukan demam sesaat setelah mendapatkan wahyu – sebab itu tidak bisa disebut sakit. Akan tetapi sakit yang pertama adalah ketika kaki Rasulullah Muhammad berdarah ketika dilempari batu oleh penduduk Thaif.
Baca juga:Lupakan Materi, Ini Sumber Kebahagiaan Sejati Menurut AA Gym
Akan tetapi yang ingin disampaikan oleh dr. Agus adalah bukan perdebatan soal kapan waktunya Rasulullah sakit. Melainkan perihal apa yang menyebabkan Rasulullah semasa hidupnya amat jarang sakit.
“Sehat yang dilakukan Rasul itu memenuhi empat kriteria sehat (sehat fisik, jiwa, sosial, dan spiritual),” ungkap dr. Agus Taufiqurrahman.