LANGIT7.ID-, Bekasi - -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) memastikan komitmennya dalam mendampingi keluarga korban
kecelakaan kereta di
Bekasi Timur. Salah satu langkah nyata yang diberikan yaitu menjamin pendidikan bagi anak
korban meninggal dunia.
KAI menyampaikan
belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban. Dalam keterangan resmi, KAI menegaskan bahwa pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dalam setiap tahapan penanganan pascakejadian.
Baca juga: KAI Siapkan Layanan KA Jarak Jauh Kembali Normal Mulai Besok 30 AprilDirektur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengunjungi keluarga korban untuk menyampaikan duka cita sekaligus mendengarkan kebutuhan yang dihadapi keluarga.
Bobby menegaskan bahwa KAI memberikan dukungan
pendidikan melalui program asuransi pendidikan kepada salah satu anak korban meninggal dunia.
“Dalam situasi yang berat ini, kami ingin keluarga tetap merasa didampingi. Untuk salah satu anak dari korban meninggal dunia, KAI memberikan jaminan pendidikan melalui program Asuransi Pendidikan agar dapat melanjutkan sekolah dengan baik,” ujar Bobby, Jumat (1/5/2026).
Ia menambahkan, pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan yang tidak hanya berfokus pada jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan kehidupan keluarga korban ke depan.
Selain bantuan pendidikan, KAI juga masih mengoperasikan posko informasi di Bekasi Timur. Posko ini memberikan layanan bagi keluarga dan pelanggan, mulai dari kebutuhan informasi, pengurusan administrasi, hingga dukungan dalam proses pemulihan.
Baca juga: Takziah ke Rumah Korban, KAI Pastikan Investigasi Terus BerjalanVice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa perusahaan berupaya memberikan pendampingan menyeluruh, termasuk aspek fisik dan psikologis.
“Kami memahami bahwa pemulihan mencakup kondisi fisik dan psikologis. Karena itu, KAI terus memfasilitasi pendampingan, termasuk layanan trauma healing, agar keluarga dan pelanggan dapat melalui masa ini dengan lebih tenang,” jelas Anne.
KAI menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan keluarga korban mendapatkan dukungan maksimal, sekaligus menjaga operasional layanan tetap berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan duka yang mendalam dan permohonan maaf kepada keluarga serta pelanggan yang terdampak. KAI akan terus mendampingi dalam setiap proses yang dijalani,” tutup Anne.
Baca juga: Gerbong Khusus Wanita di Ujung Kereta Jadi Polemik, Ini Penjelasan KAI(est)