LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkap kronologi tabrakan maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL commuter line di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR.
Dalam rapat yang berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026 itu, sebagaimana melansir dari TVR Parlemen, Dudy mengatakan bahwa KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan 108 Km/jam saat melintasi Stasiun Bekasi. Hal tersebut terjadi pada pukul 20.51 WIB, satu menit sebelum KA Argo Bromo menabrak KRL commuter line di Stasiun Bekasi Timur pada pukul 2052 WIB.
"Kereta Api Argo Bromo melintasi Stasiun Bekasi pukul 20.51, lebih awal 3 menit dari jadwal dengan kecepatan 108 Km/jam," ujar Dudy.
Baca juga: KAI Fokus Evakuasi Korban Usai Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRLSelain menampilkan video ilustrasi kecelakaan tersebut, Dudy juga menjelaskan secara detail linimasa atau timeline terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, sebagai berikut:
- Pukul 20.34 WIB: KRL jurusan Jakarta-Cikarang nomor 5568A tiba di Stasiun Bekasi, lebih awal 1 menit.
- Pukul 20.35 WIB: KA Sawunggalih berhenti di Stasiun Bekasi untuk menaikkan penumpang.
- Pukul 20.37 WIB: KA Sawunggalih berangkat melanjutkan perjalanan dari Stasiun Bekasi.
- Pukul 20.39 WIB: KA Sawunggalih melintasi Stasiun Bekasi Timur.
- Pukul 20.48 WIB: KRL jurusan Cikarang-Jakarta nomor 5181B menemper sebuah taksi di pelintasan sebidang Ampera, Bekasi.
Dari situ, lanjut Dudy, timbul kerumunan di mana warga melihat lokasi kecelakaan tersebut atau temperan tersebut.
- Pukul 20.45 WIB: KRL jurusan Jakarta-Cikarang nomor 5568A melanjutkan perjalanan dari Stasiun Bekasi.
- Pukul 20.49 WIB: KRL jurusan Jakarta-Cikarang nomor 5568A tiba di Stasiun Bekasi Timur.
Kemudian pada saat yang sama, KRL jurusan Jakarta-Cikarang nomor 6066B tiba di Stasiun Bekasi.
Baca juga: Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 OrangDudy menerangkan, KRL jurusan Jakarta-Cikarang nomor 5568A sempat berangkat namun terhenti karena adanya kerumunan di depan untuk melihat peristiwa KRL jurusan Cikarang-Jakarta nomor 5181B yang menemper sebuah taksi.
- Pukul 20.51 WIB: KA Argo Bromo Anggrek melintasi Stasiun Bekasi dengan kecepatan 108 km/jam.
- Pukul 20.52 WIB: KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL jurusan Jakarta-Cikarang nomor 5568A di Stasiun Bekasi Timur.
Pada kesempatan yang sama Dudy menjelaskan bahwa Kemenhub menghormati investigasi yang dilakukan oleh KNKT terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Kemenhub memprioritaskan percepatan penanganan korban dan pemulihan operasional perjalanan kereta api agar pelayanan kepada masyarakat agar pelayanan kembali lancar.
"Berbagai langkah evaluasi, perbaikan, dan peningkatan aspek keselamatan transportasi menjadi fokus Kementerian Perhubungan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Dudy.
(lsi)