PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyelenggarakan tahlilan dan doa bersama di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (4/5) sebagai wujud penghormatan kepada para korban yang meninggal dunia sekaligus bentuk dukungan moral bagi pelanggan serta keluarga yang terdampak.
Suasana berbeda terasa di Stasiun Bekasi Timur. Tak tampak hiruk pikuk, tak ada suara gaduh, semua terasa lebih pelan dari biasanya. Di lantai dua, sepanjang kaca dekat akses masuk sebelum mesin tap, bunga-bunga mulai berjejer.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan penanganan pelanggan terdampak insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur per Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menegaskan bahwa KAI memberikan dukungan pendidikan melalui program asuransi pendidikan kepada salah satu anak korban meninggal dunia.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan pemindahan gerbong wanita hingga memicu kegaduhan di tengah situasi duka.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meminta maaf atas polemik pindah posisi gerbong khusus wanita di rangkaian kereta.
Stasiun Bekasi Timur telah kembali melayani penumpang KRL, sebagaimana dikonfirmasi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Hal ini menyusul uji coba operasional yang telah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi serta Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono melakukan takziah ke rumah keluarga korban pada Rabu (29/4/2026).
Jumlah korban tewas akibat kecelakaan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam kembali bertambah. Hingga Rabu, total korban meninggal dunia tercatat menjadi 16 orang.
Pakar Institut Teknologi Sepuluh Nopember dorong perlintasan kereta tidak sebidang sebagai solusi efektif tekan kecelakaan, seiring meningkatnya risiko di jalur KA dan rencana SRRL Surabaya.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengungkap sejumlah alasan penempatan gerbong perempuan berada di bagian paling depan dan paling belakang rangkaian kereta.