“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
KAI memahami bahwa situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan. Hingga saat ini KAI fokus pada proses evakuasi penumpang dengan memprioritaskan keselamatan korban di lokasi kejadian.
"Kami memahami situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar. Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan," tambah Anne.
KAI akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi. Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
Diketahui, kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam. Sampai saat ini belum diketahui jumlah korban akibat insiden maut tersebut.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”