Keberagaman Hewan dan Tumbuhan di Lampung Jadi Inspirasi Desain Busana di Paris
Lusi mahgriefie
Jum'at, 13 September 2024 - 04:00 WIB
Salah satu karya mahasiswa Binus University yang berhasil memamerkan karyanya di acara Front Row 2024 di Paris. Tema rancangannya adalah flora dan fauna di Lampung. Foto/ist
Kreativitas desainer Indonesia patut diacungi jempol. Tidak terkecuali desainer muda dari kalangan pelajar maupun mahasiswa. Belum lama ini, mereka memamerkan karyanya di Paris, Perancis dalam acara Front Row Paris 2024.
Mahasiswa yang ikut ambil bagian dalam perhelatan tersebut yaitu para mahasiswa program studi Fashion Program Binus University .
Salah satunya menyoroti budaya tradisional Lampung. Ciri khas ini tercermin dari penggunaan motif yang terinspirasi dari keanekaragaman hewan serta tumbuhan di Lampung seperti gajah dan lain-lainnya.
Melansir laman binus.ac.id, proses perancangan koleksi busana khas Lampung yang memeriahkan panggung Front Row Paris 2024 itu tidak lepas dari sejumlah tantangan dan hambatan.
Contohnya, Gerda Yogi Samudra (Program Studi Fashion Design) yang merupakan salah satu anggota dari brand FLOR-UNA mengatakan, kesulitannya adalah menggabungkan dua koleksi jadi satu yang dilihatnya cocok.
"Timeline-nya juga lumayan compact, jadi kami harus pintar-pintar bagi waktu untuk mempersiapkan barang [pakaian dan aksesoris] yang dibawa ke Paris,” ungkap Gerda.
Partisipan hanya diperbolehkan memperagakan 12 looks yang akan diikutsertakan dalam acara puncak Front Row Paris 2024. Mahasiswa harus beregu dengan temannya untuk membuat brand dan menciptakan desain yang unik agar terpilih.
Mahasiswa yang ikut ambil bagian dalam perhelatan tersebut yaitu para mahasiswa program studi Fashion Program Binus University .
Salah satunya menyoroti budaya tradisional Lampung. Ciri khas ini tercermin dari penggunaan motif yang terinspirasi dari keanekaragaman hewan serta tumbuhan di Lampung seperti gajah dan lain-lainnya.
Melansir laman binus.ac.id, proses perancangan koleksi busana khas Lampung yang memeriahkan panggung Front Row Paris 2024 itu tidak lepas dari sejumlah tantangan dan hambatan.
Contohnya, Gerda Yogi Samudra (Program Studi Fashion Design) yang merupakan salah satu anggota dari brand FLOR-UNA mengatakan, kesulitannya adalah menggabungkan dua koleksi jadi satu yang dilihatnya cocok.
"Timeline-nya juga lumayan compact, jadi kami harus pintar-pintar bagi waktu untuk mempersiapkan barang [pakaian dan aksesoris] yang dibawa ke Paris,” ungkap Gerda.
Partisipan hanya diperbolehkan memperagakan 12 looks yang akan diikutsertakan dalam acara puncak Front Row Paris 2024. Mahasiswa harus beregu dengan temannya untuk membuat brand dan menciptakan desain yang unik agar terpilih.