Qatar Masih Berupaya Mediasi Gencatan Senjata di Gaza
Nabil
Rabu, 18 September 2024 - 05:20 WIB
Qatar Masih Berupaya Mediasi Gencatan Senjata di Gaza
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Qatar menyatakan upaya mediasi gencatan senjata di Gaza masih berlangsung, meskipun beberapa putaran pembicaraan belum membuahkan hasil. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan kepada wartawan bahwa upaya perdamaian terus dilakukan dan saluran komunikasi tetap terbuka.
Negosiasi yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat selama berbulan-bulan belum berhasil menghentikan pertempuran antara Hamas dan Israel, kecuali gencatan senjata selama satu minggu pada akhir November lalu.
Mediasi terbaru di Doha dan Kairo didasarkan pada kerangka kerja yang diusulkan Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu dan "proposal jembatan" yang disampaikan kepada pihak-pihak yang berperang pada Agustus.
Departemen Luar Negeri AS mengumumkan Menteri Luar Negeri Antony Blinken akan mengunjungi Mesir pekan ini untuk membahas upaya mencapai gencatan senjata. Ini akan menjadi kunjungan kesepuluhnya ke kawasan tersebut sejak perang di Jalur Gaza dimulai pada 7 Oktober.
Setelah pembicaraan tatap muka bulan lalu di Mesir dan Qatar berakhir tanpa kesepakatan final, Washington mengindikasikan bahwa para mediator sedang menyiapkan kerangka kerja baru untuk gencatan senjata. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan Washington sedang bekerja "secepat mungkin" untuk proposal baru.
Al-Ansari menolak berkomentar apakah ada proposal baru yang telah disampaikan kepada Israel atau Hamas. Namun, dia menegaskan bahwa Qatar tetap optimis dan terus berupaya mencapai kesepakatan.
Hamas menyatakan delegasinya telah bertemu dengan mediator Qatar dan Mesir di Doha pekan lalu untuk membahas gencatan senjata dan pertukaran sandera dan tahanan, tanpa mengindikasikan adanya terobosan.
Negosiasi yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat selama berbulan-bulan belum berhasil menghentikan pertempuran antara Hamas dan Israel, kecuali gencatan senjata selama satu minggu pada akhir November lalu.
Mediasi terbaru di Doha dan Kairo didasarkan pada kerangka kerja yang diusulkan Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu dan "proposal jembatan" yang disampaikan kepada pihak-pihak yang berperang pada Agustus.
Departemen Luar Negeri AS mengumumkan Menteri Luar Negeri Antony Blinken akan mengunjungi Mesir pekan ini untuk membahas upaya mencapai gencatan senjata. Ini akan menjadi kunjungan kesepuluhnya ke kawasan tersebut sejak perang di Jalur Gaza dimulai pada 7 Oktober.
Setelah pembicaraan tatap muka bulan lalu di Mesir dan Qatar berakhir tanpa kesepakatan final, Washington mengindikasikan bahwa para mediator sedang menyiapkan kerangka kerja baru untuk gencatan senjata. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan Washington sedang bekerja "secepat mungkin" untuk proposal baru.
Al-Ansari menolak berkomentar apakah ada proposal baru yang telah disampaikan kepada Israel atau Hamas. Namun, dia menegaskan bahwa Qatar tetap optimis dan terus berupaya mencapai kesepakatan.
Hamas menyatakan delegasinya telah bertemu dengan mediator Qatar dan Mesir di Doha pekan lalu untuk membahas gencatan senjata dan pertukaran sandera dan tahanan, tanpa mengindikasikan adanya terobosan.