Jadikan Kegagalan sebagai Tantangan, Johnathan Dinobatkan Wisudawan Terbaik ITS
Tim langit 7
Sabtu, 21 September 2024 - 12:00 WIB
Mahasiswa Despro ITS Johnathan Philbert terus berdedikasi menimba ilmu dan mengembangkan diri..
Mahasiswa Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Johnathan Philbert terus berdedikasi menimba ilmu dan mengembangkan diri.
Dedikasinya tersebut berbuah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 dan berhasil menobatkannya sebagai wisudawan sarjana terbaik pada perhelatan Wisuda ke-130 ITS, Sabtu (21/9/2024) hari ini.
Menginjakkan kaki di ITS sejak tahun 2020, pemuda yang akrab disapa John ini mengisahkan perjalanan pendidikannya. John yang tertarik dalam bidang desain dan transportasi itu memantapkan hati untuk mengenyam pendidikan di Departemen Desain Produk Industri.
“Saat itu sempat tertolak kampus impian lainnya, tetapi ITS nyatanya menjadi jawaban atas penantian saya selama ini,” tutur pemuda kelahiran Bandung, 23 September 2001 ini.
Baca juga:Lulus S-1 di Usia 20 Tahun, Ester Jadi Wisudawan Termuda ITS
Mengilhami kegagalan sebagai tantangan, John muda menggemari belajar sebagai jati diri. Selama empat tahun berkuliah, ia mengaku giat mengulas seluruh materi kelas dan bekerja ekstra dalam setiap tanggung jawab yang diembannya, entah itu tugas kuliah ataupun keaktifan diri.
“Tidak disangka hasilnya selalu melebihi standar dan berbuah baik,” beber John.
Dedikasinya tersebut berbuah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 dan berhasil menobatkannya sebagai wisudawan sarjana terbaik pada perhelatan Wisuda ke-130 ITS, Sabtu (21/9/2024) hari ini.
Menginjakkan kaki di ITS sejak tahun 2020, pemuda yang akrab disapa John ini mengisahkan perjalanan pendidikannya. John yang tertarik dalam bidang desain dan transportasi itu memantapkan hati untuk mengenyam pendidikan di Departemen Desain Produk Industri.
“Saat itu sempat tertolak kampus impian lainnya, tetapi ITS nyatanya menjadi jawaban atas penantian saya selama ini,” tutur pemuda kelahiran Bandung, 23 September 2001 ini.
Baca juga:Lulus S-1 di Usia 20 Tahun, Ester Jadi Wisudawan Termuda ITS
Mengilhami kegagalan sebagai tantangan, John muda menggemari belajar sebagai jati diri. Selama empat tahun berkuliah, ia mengaku giat mengulas seluruh materi kelas dan bekerja ekstra dalam setiap tanggung jawab yang diembannya, entah itu tugas kuliah ataupun keaktifan diri.
“Tidak disangka hasilnya selalu melebihi standar dan berbuah baik,” beber John.