Road to Bulan Inklusi Keuangan, DanaBagus dan Kredinesia Edukasi UMKM Malang
Tim langit 7
Sabtu, 28 September 2024 - 08:00 WIB
DanaBagus dan Kredinesia edukasi pelaku UMKM Malang di Malang Creative Center (MCC).Foto/ist
DanaBagus (PT Dana Bagus Indonesia) dan Kredinesia (PT. Kreditku Teknologi Indonesia) berkomitmen mendorong angka literasi dan inklusi keuangan.
Dua fintech lending ini memberi literasi keuangan pada pelaku usaha mikro di Kota Malang. Kegiatan bertema "Cerdas Cari Dana Usaha, Juragan Usaha Menyala” ini diadakan Jumat (27/9/2024) di Malang Creative Center (MCC).
Chief Marketing Officer DanaBagus, Ramdhan Komaruzaman mengatakan, sebagai dukungan program road to Bulan Inklusi Keuangan (BIK), diharapkan dapat mewujudkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan melalui kolaborasi penuh dengan UMKM kota Malang.
"Gelaran ini kami harapkan mampu meningkatkan antusiasme para pelaku usaha mikro atau wirausahawan dengan penyelenggara fintech lending dalam pengembangan bisnis bersama.” katanya, Jumat (27/9/2024).
Baca juga:Kunci Sukses Perusahaan: Kolaborasi Berbagai Kelompok Usia Terbukti Produktifitas Naik 15%
Menurutnya, berdasarkan data statistik OJK, porsi penyaluran pembiayaan fintech lending ke sektor produktif per Juli 2024 sudah mencapai 34,22% dengan total jumlah penyelenggara fintech peer-to-peer lending atau fintech lending yang berizin di OJK adalah sebanyak 98 perusahaan.
Internal Audit Kredinesia, Suardi S.Sos menambahkan, seringkali keterbatasan dana menjadi penghalang signifikan bagi perkembangan dan inovasi usaha. Namun, dengan hadirnya platform pinjaman fintech lending, UMKM kini memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh modal yang diperlukan guna mendorong pertumbuhan bisnis mereka.
Dua fintech lending ini memberi literasi keuangan pada pelaku usaha mikro di Kota Malang. Kegiatan bertema "Cerdas Cari Dana Usaha, Juragan Usaha Menyala” ini diadakan Jumat (27/9/2024) di Malang Creative Center (MCC).
Chief Marketing Officer DanaBagus, Ramdhan Komaruzaman mengatakan, sebagai dukungan program road to Bulan Inklusi Keuangan (BIK), diharapkan dapat mewujudkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan melalui kolaborasi penuh dengan UMKM kota Malang.
"Gelaran ini kami harapkan mampu meningkatkan antusiasme para pelaku usaha mikro atau wirausahawan dengan penyelenggara fintech lending dalam pengembangan bisnis bersama.” katanya, Jumat (27/9/2024).
Baca juga:Kunci Sukses Perusahaan: Kolaborasi Berbagai Kelompok Usia Terbukti Produktifitas Naik 15%
Menurutnya, berdasarkan data statistik OJK, porsi penyaluran pembiayaan fintech lending ke sektor produktif per Juli 2024 sudah mencapai 34,22% dengan total jumlah penyelenggara fintech peer-to-peer lending atau fintech lending yang berizin di OJK adalah sebanyak 98 perusahaan.
Internal Audit Kredinesia, Suardi S.Sos menambahkan, seringkali keterbatasan dana menjadi penghalang signifikan bagi perkembangan dan inovasi usaha. Namun, dengan hadirnya platform pinjaman fintech lending, UMKM kini memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh modal yang diperlukan guna mendorong pertumbuhan bisnis mereka.