Perjuangkan Kesejahteraan Guru, ITS Gandeng Dinas Pendidikan Jatim Luncurkan Proteg
Tim langit 7
Sabtu, 28 September 2024 - 10:50 WIB
Wakil Rektor IV ITS Agus Muhammad Hatta ST MSi PhD (tiga dari kanan) dan Kadis Pendidikan Provinsi Jatim Dr Aries Agung Paewai STP MM (tiga dari kiri) saat tandatangani PKS tentang Proteg
Kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru honorer di Jawa Timur masih butuh perhatian serius. Menyadari hal itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) meluncurkan Program Terapan Ekonomi untuk Guru (Proteg) yang ditandai juga dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Rektorat ITS.
Wakil Rektor IV ITS Agus Muhammad Hatta ST MSi PhD mengungkapkan bahwa perkembangan zaman yang tidak dapat terelakkan membuat semua bidang harus mampu beradaptasi, tak terkecuali bidang pendidikan.
“Perubahan tersebut mengharuskan kita untuk menjadi lebih kreatif, baik dalam berinovasi maupun berwirausaha,” paparnya.
Di sisi lain, dosen yang biasa disapa Hatta ini menyadari masih banyak guru honorer di Jatim yang memiliki kondisi ekonomi memprihatinkan. Dia menekankan kemampuan berinovasi dan berwirausaha penting sebagai keterampilan esensial bagi para guru honorer di era modern ini.
Baca juga:Mahasiswa Baru Unusia Dibekali Karakter Islam Nusantara, Mengapa?
“Dengan kondisi tersebut, ITS siap membantu para guru honorer dalam berinovasi guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” jelasnya.
Dalam implementasi di masyarakat, dosen Departemen Teknik Fisika ini menambahkan bahwa ITS bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jatim akan mengadakan program pemberdayaan bagi para guru honorer melalui Proteg dengan fokus utama yakni pengembangan ekonomi kreatif.
Wakil Rektor IV ITS Agus Muhammad Hatta ST MSi PhD mengungkapkan bahwa perkembangan zaman yang tidak dapat terelakkan membuat semua bidang harus mampu beradaptasi, tak terkecuali bidang pendidikan.
“Perubahan tersebut mengharuskan kita untuk menjadi lebih kreatif, baik dalam berinovasi maupun berwirausaha,” paparnya.
Di sisi lain, dosen yang biasa disapa Hatta ini menyadari masih banyak guru honorer di Jatim yang memiliki kondisi ekonomi memprihatinkan. Dia menekankan kemampuan berinovasi dan berwirausaha penting sebagai keterampilan esensial bagi para guru honorer di era modern ini.
Baca juga:Mahasiswa Baru Unusia Dibekali Karakter Islam Nusantara, Mengapa?
“Dengan kondisi tersebut, ITS siap membantu para guru honorer dalam berinovasi guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” jelasnya.
Dalam implementasi di masyarakat, dosen Departemen Teknik Fisika ini menambahkan bahwa ITS bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jatim akan mengadakan program pemberdayaan bagi para guru honorer melalui Proteg dengan fokus utama yakni pengembangan ekonomi kreatif.