Ternyata Pukulan Forehand Aryna Sabalenka Lebih Keras Dibandingkan Alcaraz, Sinner dan Djokovic
Tim langit 7
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 07:35 WIB
Ternyata Pukulan Forehand Aryna Sabalenka Lebih Keras Dibandingkan Alcaraz, Sinner dan Djokovic
LANGIT7.ID-Amerika; Boleh percaya boleh tidak. Ini claim pelatih tenis asal Belarusia, Aryna Sabalenka, Anton Dubrov. Pukulan forehand Aryna Sabalenka dinilai paling keras dibandingkan dengan petenis petenis laki laki, apakah itu petenis Spanyol yang sedang naik daun, Carlos Alcaraz, Novak Djokovic, Jannik Sinner.
"Aryna Sabalenka begitu kuat sehingga ia memukul forehand-nya lebih keras daripada rekan-rekan prianya di AS Terbuka," ujar Anton Dubrov dalam sebuah wawancara dengan media media di Amerika.
Ditegaskan, petenis Belarusia itu hanya kehilangan satu set dalam perjalanannya untuk mengklaim gelar pertamanya di New York dan menyingkirkan rasa sakit dan penderitaan karena kalah di final 2023 dari Coco Gauff.
Sabalenka bahkan dibandingkan dengan Serena Williams dengan gaya permainannya yang dominan dan kejam saat ia mengklaim gelar Grand Slam ketiganya.
Aryna Sabalenka telah mengklaim dua gelar utama pada tahun 2024 dan ia akan berusaha mengakhiri musim sebagai petenis nomor satu dunia.
Sabalenka telah menarik perhatian di AS Terbuka ketika laporan mulai beredar bahwa ia mencatat kecepatan forehand sebesar 129 km/jam, yang tercepat di turnamen tersebut untuk wanita dan pria.
"Ini lebih cepat daripada angka yang dicapai oleh Carlos Alcaraz (127 km/jam), Jannik Sinner (126 km/jam), dan Novak Djokovic (122 km/jam)," ujar Anton lagi.
"Aryna Sabalenka begitu kuat sehingga ia memukul forehand-nya lebih keras daripada rekan-rekan prianya di AS Terbuka," ujar Anton Dubrov dalam sebuah wawancara dengan media media di Amerika.
Ditegaskan, petenis Belarusia itu hanya kehilangan satu set dalam perjalanannya untuk mengklaim gelar pertamanya di New York dan menyingkirkan rasa sakit dan penderitaan karena kalah di final 2023 dari Coco Gauff.
Sabalenka bahkan dibandingkan dengan Serena Williams dengan gaya permainannya yang dominan dan kejam saat ia mengklaim gelar Grand Slam ketiganya.
Aryna Sabalenka telah mengklaim dua gelar utama pada tahun 2024 dan ia akan berusaha mengakhiri musim sebagai petenis nomor satu dunia.
Sabalenka telah menarik perhatian di AS Terbuka ketika laporan mulai beredar bahwa ia mencatat kecepatan forehand sebesar 129 km/jam, yang tercepat di turnamen tersebut untuk wanita dan pria.
"Ini lebih cepat daripada angka yang dicapai oleh Carlos Alcaraz (127 km/jam), Jannik Sinner (126 km/jam), dan Novak Djokovic (122 km/jam)," ujar Anton lagi.