Alcaraz Menuju Shanghai Master: Bisakah Jadi Orang Ketiga Ikuti Jejak Djokovic-Murray Rebut Double Beijing-Shanghai
Tim langit 7
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 07:00 WIB
Alcaraz Menuju Shanghai Master: Bisakah Jadi Orang Ketiga Ikuti Jejak Djokovic-Murray Rebut Double Beijing-Shanghai
LANGIT7.ID-China; Petenis peringkat 2 dunia, Carlos Alcaraz benar benar menjadi magnit dunia tennis saat ini. Petenis muda berusia 21 tahun yang digadang gadang menjadi penerus kejayaan petenis Rafael Nadal, penampilannya selalu ditunggu. Alcaraz memang menjadi petenis yang menarik, bak Nadal di lapangan. Atraktif, tidak pernah mau menyerah, tampang macho, tampil dengan kostum singlet yang memberi warna dan simbol berbeda. Alcaraz kini jadi icon tenis yang disukai anak muda.
Kini, Alcaraz melaju ke Shanghai Masters setelah kemenangan mengesankan di China Open pada hari Rabu (2/10/2024).
Petenis Spanyol itu mengalahkan rival utamanya Jannik Sinner dalam final di Beijing untuk mengangkat gelar ke-16 dalam kariernya dan menyoroti kembalinya dia ke performa terbaiknya setelah tersingkir lebih awal di AS Terbuka.
Alcaraz adalah unggulan ketiga di Shanghai dan, setelah menerima bye di babak pembukaan, akan memulai usahanya untuk meraih gelar pertama akhir minggu ini.
Ia akan berusaha untuk bergabung dengan dua mantan petenis nomor 1 dunia lainnya – Novak Djokovic dan Andy Murray – dalam mencapai prestasi langka di ajang Asian Swing: menyelesaikan double Beijing-Shanghai.
Novak Djokovic: 2012-13, 2015
Djokovic mendominasi ajang Asian Swing sepanjang tahun 2010-an, menyelesaikan double Beijing-Shanghai tiga kali dalam rentang waktu empat tahun.
Kini, Alcaraz melaju ke Shanghai Masters setelah kemenangan mengesankan di China Open pada hari Rabu (2/10/2024).
Petenis Spanyol itu mengalahkan rival utamanya Jannik Sinner dalam final di Beijing untuk mengangkat gelar ke-16 dalam kariernya dan menyoroti kembalinya dia ke performa terbaiknya setelah tersingkir lebih awal di AS Terbuka.
Alcaraz adalah unggulan ketiga di Shanghai dan, setelah menerima bye di babak pembukaan, akan memulai usahanya untuk meraih gelar pertama akhir minggu ini.
Ia akan berusaha untuk bergabung dengan dua mantan petenis nomor 1 dunia lainnya – Novak Djokovic dan Andy Murray – dalam mencapai prestasi langka di ajang Asian Swing: menyelesaikan double Beijing-Shanghai.
Novak Djokovic: 2012-13, 2015
Djokovic mendominasi ajang Asian Swing sepanjang tahun 2010-an, menyelesaikan double Beijing-Shanghai tiga kali dalam rentang waktu empat tahun.