Sokong Kebutuhan Nasional, ITS Kukuhkan 129 Insinyur Baru
Tim langit 7
Ahad, 06 Oktober 2024 - 08:00 WIB
ITS mengukuhkan 129 insinyur baru untuk menyokong kebutuhan nasional.Foto/Humas ITS
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melantik 129 insinyur baru melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) di Dyandra Convention Center Surabaya, Sabtu (5/10/2024). Pada momen pelantikan insinyur ini, ITS kembali pertegas komitmennya dalam menyokong kebutuhan pembangunan nasional.
Rektor ITS Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD IPU AEng menuturkan bahwa insinyur merupakan sosok vital dalam pembangunan nasional. Pasalnya, seorang insinyur memiliki kewenangan sebagai penanggung jawab dari berbagai upaya pemajuan bangsa. Sebut saja, peningkatan infrastruktur dan perkembangan industri.
“Kebutuhan akan insinyur pun kian bertambah yang dibuktikan dari adanya tren peningkatan jumlah pendaftar PSPPI beberapa tahun terakhir ini,” ungkap rektor yang akrab disapa BP tersebut.
Baca juga:ITS Tantang Mahasiswa Arsitektur se-Indonesia Unjuk Karya Terbaik
Sebagai bentuk respon terhadap peningkatan kebutuhan ini, dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut menegaskan bahwa ITS berkomitmen dalam menghasilkan lulusan terbaik di ranah profesi insinyur setiap tahunnya. Ajang pengukuhan ini, menurutnya, merupakan implementasi dari komitmen tersebut.
Lebih Lanjut, BP menjelaskan, terdapat 129 insinyur yang dilantik kali ini. Rinciannya, 121 insinyur berasal dari program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan delapan insinyur lainnya berasal dari program reguler.
“Dengan pelantikan ini, maka genap 1.236 insinyur profesional yang telah dihasilkan oleh ITS,” tutur BP yang juga merupakan alumnus angkatan pertama program RPL tersebut.
Rektor ITS Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD IPU AEng menuturkan bahwa insinyur merupakan sosok vital dalam pembangunan nasional. Pasalnya, seorang insinyur memiliki kewenangan sebagai penanggung jawab dari berbagai upaya pemajuan bangsa. Sebut saja, peningkatan infrastruktur dan perkembangan industri.
“Kebutuhan akan insinyur pun kian bertambah yang dibuktikan dari adanya tren peningkatan jumlah pendaftar PSPPI beberapa tahun terakhir ini,” ungkap rektor yang akrab disapa BP tersebut.
Baca juga:ITS Tantang Mahasiswa Arsitektur se-Indonesia Unjuk Karya Terbaik
Sebagai bentuk respon terhadap peningkatan kebutuhan ini, dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut menegaskan bahwa ITS berkomitmen dalam menghasilkan lulusan terbaik di ranah profesi insinyur setiap tahunnya. Ajang pengukuhan ini, menurutnya, merupakan implementasi dari komitmen tersebut.
Lebih Lanjut, BP menjelaskan, terdapat 129 insinyur yang dilantik kali ini. Rinciannya, 121 insinyur berasal dari program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan delapan insinyur lainnya berasal dari program reguler.
“Dengan pelantikan ini, maka genap 1.236 insinyur profesional yang telah dihasilkan oleh ITS,” tutur BP yang juga merupakan alumnus angkatan pertama program RPL tersebut.