home global news

Siapa Yahya Sinwar? Pemimpin Hamas yang Diklaim Tewas oleh Israel di Gaza

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 08:35 WIB
Siapa Yahya Sinwar? Pemimpin Hamas yang Diklaim Tewas oleh Israel di Gaza
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Yahya Sinwar, tokoh utama Hamas, masih tak menyesali serangan 7 Oktober lalu. Padahal, aksinya itu memicu serangan balasan Israel yang menewaskan ribuan warga Palestina, menghancurkan Gaza, dan merusak hubungan dengan Hizbullah.

Belum lama ini, militer Israel mengumumkan kemungkinan telah membunuh Sinwar yang berusia 62 tahun. Dialah otak di balik serangan Hamas yang menjadi hari terkelam dalam sejarah Israel. Bagi Sinwar, hanya perjuangan bersenjata yang bisa memaksa terbentuknya negara Palestina. Begitulah pendapat beberapa pejabat Palestina dan sumber pemerintah di Timur Tengah.

Serangan 7 Oktober itu menewaskan 1.200 orang, kebanyakan warga sipil, dan menyandera 250 orang. Israel membalas dengan serangan besar-besaran yang menewaskan 42.400 orang dan mengungsikan 1,9 juta warga Palestina.

Baca juga: Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Tewas dalam Serangan Israel di Gaza Selatan

Kini, api perang menjalar ke Lebanon. Israel berhasil melemahkan Hizbullah, kelompok militan dukungan Iran, bahkan membunuh banyak pemimpinnya. Iran, yang mendukung Hamas, terancam terseret dalam perang terbuka dengan Israel.

Sinwar telah menarik Iran dan seluruh "Poros Perlawanan" - termasuk Hizbullah, Houthi Yaman, dan milisi Irak - ke dalam konflik dengan Israel. Hassan Hassan, peneliti kelompok Islam, mengatakan, "Kita melihat dampak domino dari serangan 7 Oktober. Strategi Sinwar gagal total."

Meski begitu, Sinwar tetap berkuasa di Hamas, walau ada tanda-tanda ketidakpuasan dari warga Gaza. Ia menjadi pemimpin tertinggi Hamas setelah Ismail Haniyeh, pendahulunya, tewas dalam serangan Israel di Tehran Juli lalu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya