Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 Juli 2026
home global news detail berita

Mulai 1 September, Garuda Ganti Aturan Bagasi: Bukan Lagi Ditimbang, Tapi Dihitung per Koper

tim langit 7 Ahad, 19 Juli 2026 - 07:10 WIB
Mulai 1 September, Garuda Ganti Aturan Bagasi: Bukan Lagi Ditimbang, Tapi Dihitung per Koper
LANGIT7.ID-Jakarta; Mulai 1 September 2026, Garuda Indonesia resmi mengubah skema bagasi gratis. Maskapai pelat merah ini beralih dari sistem berbasis berat (weight concept) ke sistem berbasis jumlah koper (piece concept) untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai tanggal tersebut.

Garuda memastikan jatah bagasi penumpang tidak berkurang. Justru sebaliknya—untuk beberapa kelas penerbangan, batas maksimal berat per koper malah naik.

Kenapa Ada Perubahan?

Garuda beralasan, sistem baru ini dirancang agar aturan bagasi lebih jelas, pasti, dan mudah dipahami. Penumpang pun bisa lebih siap sebelum berangkat, sementara proses check-in dan pengambilan bagasi diharapkan lebih cepat dan lancar.

Berapa Jatahnya?

· Ekonomi: 1 koper, maksimal 23 kg (sebelumnya 20 kg)
· Bisnis & First Class: 32 kg per koper (sebelumnya 30 kg)

Artinya, penumpang ekonomi dapat jatah naik 3 kg, sementara kelas bisnis dan pertama naik 2 kg per koper.

Kalau Beratnya Ngelebihi?

Tenang, masih ada opsi:

· Pindahkan isi ke koper lain yang masih dalam jatah gratis
· Manfaatkan bagasi kabin maksimal 7 kg
· Beli tambahan Additional Piece sebelum berangkat, atau Excess Baggage di bandara

Untuk penumpang ekonomi yang kopernya 23–32 kg, Garuda menyediakan layanan Heavy Bag yang bisa dibeli di bandara via Excess Baggage.

Bedanya Sekarang: Tambahan Dihitung per Koper, Bukan per Kilo

Ini poin pentingnya. Dengan sistem baru, pembelian bagasi tambahan tidak lagi dihitung berdasarkan kilogram, melainkan berdasarkan jumlah koper tambahan—sesuai jatah kelas dan jenis tiket masing-masing.

Garuda Bilang: Ini Bukan Buat Cari Untung

Garuda menegaskan kebijakan ini bukan untuk menambah pendapatan. Tujuan utamanya adalah menyederhanakan aturan, mempercepat pelayanan, dan menyesuaikan diri dengan standar maskapai internasional.

Kedepannya, ketentuan bagasi juga akan terus disesuaikan dengan karakteristik rute, kebutuhan penumpang, dan standar operasional penerbangan—baik domestik maupun internasional. Informasi jatah bagasi pun akan ditampilkan sejak proses pemesanan hingga tiket terbit.(*/saf/himpuh)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan