DARI BUKU PARADOKS INDONESIA (2) PRABOWO: Sejak Saya Pensiun dari Tentara, Saya Gregetan
Tim langit 7
Ahad, 20 Oktober 2024 - 06:19 WIB
DARI BUKU PARADOKS INDONESIA (2) PRABOWO: Sejak Saya Pensiun dari Tentara, Saya Gregetan
LANGIT7.ID-Negara kita kaya raya akan sumber alam dan sumber daya manusia. Kita sebenatnya bisa menjadi negara kelas atas. Seluruh rakyat Indonesia bisa hidup sejahtera, bebas dari kemiskinan, kelaparan dan kebodohan. Sesungguhnya inilah tujuan kita merdeka. Inilah tujuan kita bernegara. Untuk menjadi negara sejahtera.
Namun untuk mencapai tujuan itu, kita perlu mengelola kekayaan negara dengan baik. Pengelolaan kekayaan negara adalah keputusan politik, baik itu ditingkat daerah atau ditingkat nasional. Keputusan keputusan politik yang keliru akan membuat rakyat kita semakin miskin. Sebaliknya keputusan keputuan politik yang tepat akan membuat rakyat kita semakin sejahtera.
Baca juga: DARI BUKU PARADOKS INDONESIA (1) Prabowo: Setelah 75 Tahun Lebih Merdeka, Kita Belum Sejahtera
Karena inilah saya berpolitik. Kalau saya anggap negara kita sudah tidak ada potensi lagi sudah tidak ada harapan untuk menjadi sejahtera, mungkin saya tidak berpolitik. Sejak pensiun dari tantara, saya semacam gregetan. Saya melihat. Indonesia begitu kaya, Indonesia begitu banyak potensi, Indonesia hanya perlu punya dan melaksanakan dengan konsekuen strategi yang benar, manajemen yang baik, dan pemerintahan yang bersih. Dengan tiga hal ini, negara kita bisa cepat bangkit dan mencapai cita-cita kemerdekaan
SEKARANG WAKTUNYA SADARKAN KADER BANGSA
Bagi saya paradox yang dialami negara kita saat ini adalah masalah kepemimpinan, masalah kearifan, masalah kehendak untuk mengambil keputusan keputusan politik yang tepat.
Namun untuk mencapai tujuan itu, kita perlu mengelola kekayaan negara dengan baik. Pengelolaan kekayaan negara adalah keputusan politik, baik itu ditingkat daerah atau ditingkat nasional. Keputusan keputusan politik yang keliru akan membuat rakyat kita semakin miskin. Sebaliknya keputusan keputuan politik yang tepat akan membuat rakyat kita semakin sejahtera.
Baca juga: DARI BUKU PARADOKS INDONESIA (1) Prabowo: Setelah 75 Tahun Lebih Merdeka, Kita Belum Sejahtera
Karena inilah saya berpolitik. Kalau saya anggap negara kita sudah tidak ada potensi lagi sudah tidak ada harapan untuk menjadi sejahtera, mungkin saya tidak berpolitik. Sejak pensiun dari tantara, saya semacam gregetan. Saya melihat. Indonesia begitu kaya, Indonesia begitu banyak potensi, Indonesia hanya perlu punya dan melaksanakan dengan konsekuen strategi yang benar, manajemen yang baik, dan pemerintahan yang bersih. Dengan tiga hal ini, negara kita bisa cepat bangkit dan mencapai cita-cita kemerdekaan
SEKARANG WAKTUNYA SADARKAN KADER BANGSA
Bagi saya paradox yang dialami negara kita saat ini adalah masalah kepemimpinan, masalah kearifan, masalah kehendak untuk mengambil keputusan keputusan politik yang tepat.