Pemerintah Dorong IKM Perempuan Bisa Bangkit di Tengah Situasi Pandemi Covid-19
Mahmuda attar hussein
Selasa, 14 September 2021 - 16:25 WIB
Ilustrasi pelaku industri perempuan. Foto: Langit7/Istock
Pemerintah kembali menyelenggarakan program peningkatan kapasitas dan pertukaran pengalaman sebagai upaya pembinaan industri kecil dan menengah (IKM). Hal itu ditujukan kepada para peserta dari berbagai negara anggota yang tergabung dalam Organisasi Internasional Colombo Plan.
Colombo Plan merupakan organisasi regional yang berperan memperkuat ekonomi dan sosial negara anggotanya di wilayah Asia Pasifik. Para peserta program peningkatan kapasitas tersebut berasal dari kalangan birokrat aparatur pemerintah hingga pelaku IKM.
Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita mengatakan, kegiatan itu merupakan implementasi Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular (KSST), yang telah menjadi komitmen Indonesia sejak tahun 1950.
“Ini adalah tahun ke-6 Indonesia menjadi tuan rumah sejak 2016. Semoga kegiatan ini bisa mendorong kerja sama baik antar instansi pemerintah maupun para IKM dari para negara anggota Colombo Plan," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/9).
Baca juga:Tumbuh Positif, Pertanian dan Makanan Halal Jadi Fokus Pengembangan Ekonomi Syariah
Melalui kegiatan tersebut, lanjut Reni, diharapkan dapat menjadikan IKM sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan membuka kesempatan lapangan kerja baru. Selain itu, dalam program ini juga peserta akan menyusun action plan yang diterapkan di negaranya masing-masing.
Lebih lanjut, Reni menuturkan program ini dirancang agar bisa dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun 2022 mendatang. Rencananya, pada tahun depan akan dilaksanakan secara offline di Bali.
Colombo Plan merupakan organisasi regional yang berperan memperkuat ekonomi dan sosial negara anggotanya di wilayah Asia Pasifik. Para peserta program peningkatan kapasitas tersebut berasal dari kalangan birokrat aparatur pemerintah hingga pelaku IKM.
Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita mengatakan, kegiatan itu merupakan implementasi Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular (KSST), yang telah menjadi komitmen Indonesia sejak tahun 1950.
“Ini adalah tahun ke-6 Indonesia menjadi tuan rumah sejak 2016. Semoga kegiatan ini bisa mendorong kerja sama baik antar instansi pemerintah maupun para IKM dari para negara anggota Colombo Plan," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/9).
Baca juga:Tumbuh Positif, Pertanian dan Makanan Halal Jadi Fokus Pengembangan Ekonomi Syariah
Melalui kegiatan tersebut, lanjut Reni, diharapkan dapat menjadikan IKM sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan membuka kesempatan lapangan kerja baru. Selain itu, dalam program ini juga peserta akan menyusun action plan yang diterapkan di negaranya masing-masing.
Lebih lanjut, Reni menuturkan program ini dirancang agar bisa dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun 2022 mendatang. Rencananya, pada tahun depan akan dilaksanakan secara offline di Bali.